RADARTUBAN – Polemik pemecatan Shin Tae yong sebagai pelatih Timnas Indonesia terus menjadi sorotan.
Fakta terbaru diungkapkan oleh Kim Jong jin, mantan analis pertandingan Timnas Indonesia, yang menyebut bahwa Shin Tae-yong hingga saat ini belum menandatangani surat pemecatan resmi.
“Dari yang saya tahu, dia belum menandatangani surat pemecatan sampai sekarang. Itu yang saya tahu dan saya yakin itu kebenarannya,” ujar Kim Jong jin.
Shin Tae-yong secara resmi diberhentikan oleh PSSI pada 6 Januari 2025, dengan pemberitahuan yang diterimanya pada pukul 09.40 WIB.
Namun, proses pemecatan ini menuai kritik dari berbagai pihak, yang menilai keputusan tersebut dilakukan secara tergesa-gesa tanpa memperhatikan aspek administratif.
Kritik semakin mengemuka setelah terungkap adanya ketidaksesuaian prosedural dalam pemecatan ini.
Meski secara resmi tidak lagi menjabat sebagai pelatih, Shin Tae yong masih berada di Indonesia, yang memunculkan spekulasi tentang kemungkinan keterlibatannya dalam proyek sepak bola lain di Tanah Air.
Bagi sebagian kalangan, keberadaan Shin Tae yong di Indonesia dianggap sebagai sinyal bahwa perannya dalam pengembangan sepak bola nasional belum sepenuhnya berakhir.
Apalagi, selama masa jabatannya, dia berhasil membawa beberapa pencapaian penting bagi Timnas Indonesia.
PSSI hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Kim Jong Jin dan tudingan adanya ketidaksesuaian administratif.
Publik sepak bola Indonesia kini menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai isu ini, yang dinilai dapat berdampak pada stabilitas Timnas di masa mendatang.
Pemecatan Shin Tae yong, yang terjadi di tengah sorotan terhadap performa Timnas, kini menjadi ujian besar bagi PSSI dalam menunjukkan profesionalisme dan transparansi dalam pengelolaan sepak bola nasional. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni