Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Profil Gerald Vanenburg, Mantan Pemain Sepak Bola Ajax yang Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-23

Nadia Nafifin • Minggu, 26 Januari 2025 | 00:35 WIB
Gerald Venenburg pelatih Timnas Indonesia U-23
Gerald Venenburg pelatih Timnas Indonesia U-23

RADARTUBAN - Mantan pemain sepak bola Ajax, Gerald Vanenburg resmi bergabung ke tim kepelatihan timnas Indonesia pada Jumat (24/1).

Melalui akun X Timnas Indonesia, @TimnasIndonesia, Vanenburg ditunjuk sebagai asisten pelatih Patrick Kluivert di timnas senior Indonesia.

"Selamat datang, Gerald Vanenburg. Gerald Vanenburg akan menjadi pelatih kepala U-23 serta bersama Alex Pastoor dan Denny Landzaat, menjadi asisten coach dari Patrick Kluivert di Timnas Putra Senior," tulisnya.

Tanggung jawab utama Vanenburg adalah memimpin Timnas Indonesia U-23 dengan tujuan memastikan tim lolos dan tampil di Olimpiade 2028.

Pelatih asal Belanda ini juga akan berperan sebagai penghubung antara timnas U17 dan timnas U20 Indonesia untuk memastikan kesinambungan.

Gerald Venenburg, lahir dengan nama asli Mervin Vanenburg, lahir pada 5 Maret 1964 di Utrecht, Belanda.

Vanenburg menjadi salah satu maestro sepak bola Belanda. Dia merupakan gelandang serang dan dikenal dengan julukan "Vaantje" atau "Geraldinho".

Pria berusia 60 tahun ini mendapat pujian atas tekniknya, yang oleh beberapa pakar dianggap lebih unggul dibandingkan legenda Johan Cruijff.

Film dokumenter From Street to Stadium yang dirilis pada tahun 1984 memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Belanda.

Selain itu, Vanenburg memiliki rekam jejak prestasi yang mengesankan, baik di tingkat klub maupun internasional. Puncak kariernya terjadi bersama PSV Eindhoven ketika meraih gelar European Cup pada tahun 1988.

Pada tahun yang sama, Vanenburg bersama tim nasional Belanda sukses meraih gelar juara Eropa, berkolaborasi dengan Marco van Basten dan Ruud Gullit. 

Dia juga mencatatkan total delapan gelar Eredivisie selama membela Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven.

Selain itu, Vanenburg berhasil memenangkan penghargaan Dutch Golden Boot pada 1988 dan 1989, yang diberikan kepada pemain terbaik di liga Belanda.

Kariernya pun berlanjut di berbagai liga luar negeri, termasuk Jepang, Prancis, dan Jerman.

Setelah pensiun sebagai pemain profesional, Vanenburg melanjutkan kariernya di dunia kepelatihan. Ia memulai sebagai pelatih tim muda PSV Eindhoven pada periode 2000–2005.

Mantan pemain Ajax tersebut kemudian bergabung dengan TSV 1860 München pada 2001 sebagai asisten pelatih dan sempat mengambil alih posisi pelatih kepala pada 2004.

Vanenburg juga pernah menangani klub-klub kecil di Belanda, seperti Helmond Sport pada 2006–2007 dan FC Eindhoven pada 2008, di mana ia menjabat sebagai pelatih kepala.

Dikutip dari Transfermarkt, berikut rekam jejak karier kepelatihan Gerald Vanenburg:

- Pelatih teknik Ajax U21 (2021-2023)
- Pelatih teknik Ajax U17 (2020-2021)
- Pelatih teknik Ajax U18 (2020-2021)
- Asisten pelatih Willem II (2008-2009)
- Pelatih kepala FC Eindhoven (2008)
- Pelatih kepala Helmond Sport (2006-2007)
- Pelatih kepala PSV U19 (2006)
- Pelatih kepala 1860 Munich (2004)
- Pelatih kepala PSV U19 (2001-2004)
- Asisten pelatih 1860 Munich (2001)
- Pelatih kepala PSV U19 (2000-2001). (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#U-23 #Sepak Bola #patrick kluivert #pelatih #ajax #Gerald Vanenburg #timnas indonesia