Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Premier League Rencanakan Aturan Baru Terkait Perayaan Gol Pemain Setelah Selebrasi Kontroversial Lewis-Skelly

Mohamad Anas Ali Wafa • Jumat, 7 Februari 2025 | 13:35 WIB
Selebrasi Kontroversial Lewis-Skelly
Selebrasi Kontroversial Lewis-Skelly

RADARTUBAN- Setelah Myles Lewis-Skelly meledek Erling Haaland dengan selebrasi meditasi, muncul kabar bahwa Premier League berencana mengatur perayaan gol pemain.

Lewis-Skelly ikut meramaikan pesta kemenangan 5-1 yang diraih Arsenal atas Manchester City di akhir pekan.

Pemain 18 tahun itu merayakan gol pertamanya dalam karier profesionalnya dengan duduk dalam posisi meditasi ala yoga.

Perayaan gol seperti ini sebenarnya sudah identik dengan Haaland. Beberapa tahun lalu, pemain Paris Saint-Germain juga melakukan selebrasi serupa untuk meledek Haaland yang saat itu masih di Borussia Dortmund.

Tindakan Myles Lewis-Skelly ini diduga sebagai balasan setelah Haaland menyindirnya dengan berkata, "Kamu itu siapa?" setelah gol John Stones membawa Manchester City menyamakan kedudukan 2-2 di kandang Arsenal pada bulan September lalu.

Namun, selebrasi gol Lewis-Skelly yang mengejek Haaland ini menuai kritik karena dianggap berlebihan dan tidak menghormati.

Beberapa pundit, seperti Gary Neville dan Jamie Carragher, memberikan kecaman terhadap tindakan tersebut.

Terkait hal ini, Premier League dikabarkan sudah memiliki rencana untuk mengatur perayaan gol.

Mereka ingin para pemain menjaga batasan agar selebrasi tetap menyenangkan tanpa berlebihan.

"Ada keseimbangan yang harus dijaga. Kami semua senang melihat selebrasi yang lucu dan menghibur, tapi tetap harus ada batasannya," kata Tony Scholes, Chief Football Officer Premier League.

Scholes juga mengatakan jika akan menindak tegas para pemain yang melakukan selebrasi secara berlebihan.

"Jika selebrasi sudah melewati batas dan mengarah pada ejekan atau kritik, kami akan mengambil tindakan," lanjutnya

Aturan tentang selebrasi ini sudah diterapkan di kompetisi seperti NBA dan NFL. Mereka yang melakukan pelanggaran dalam selebrasi dapat berujung pada sanksi.

"Wasit di NFL sudah membatasi selebrasi yang terlalu lama, kasar, atau menggunakan gerakan tertentu seperti menembak, isyarat seksual, atau mengolok-olok lawan. Ini bisa dikenakan hukuman di lapangan atau denda besar," ujar talkSport.

Hal ini mirip dengan aturan yang berlaku di NBA, di mana pemain dapat diberikan technical foul akibat perilaku tidak sportif. Jika melanggar dua kali, pemain tersebut bisa dikeluarkan dari pertandingan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#kontroversial #skelly #premier league #perayaan gol pemain #selebrasi #lewis #Manchester City #aturan baru #arsenal