RADARTUBAN - Harapan Arkhan Kaka untuk berlaga di Piala Asia U-20 2025 kandas. Striker muda berbakat asal Blitar itu tidak termasuk dalam daftar 23 pemain yang diboyong PSSI ke China, tempat berlangsungnya turnamen bergengsi tersebut.
Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Arkhan Kaka sebelumnya menjadi bagian penting dalam keberhasilan Timnas Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF U-19 2024 tahun lalu.
Namun, pelatih Indra Sjafri memiliki alasan kuat di balik keputusannya tidak memasukkan pemain kelahiran 2 September 2007 itu ke dalam skuadnya.
Meskipun tidak secara gamblang menyebutkan penyebabnya, Indra Sjafri memberi isyarat bahwa Arkhan Kaka, bersama dua pemain lainnya Meshaal Hamzah dan Riski Afrisal yang gagal bersaing dengan pemain lain yang dianggap lebih siap.
Indra memang dikenal menerapkan sistem promosi dan degradasi tanpa pandang bulu, termasuk bagi pemain bintang sekalipun.
Tercoretnya Arkhan Kaka, Meshaal Hamzah, dan Riski Afrisal memberikan kesempatan bagi wajah-wajah baru seperti Fava Shefa Rustanto (PSPS Riau), Evandra Florasta (Bhayangkara FC), dan Aulia Rahman (PSIS Semarang) untuk masuk ke dalam skuad.
“Jadi adanya tiga pemain baru itu yang sukses mengeliminasi tiga pemain lama seperti Riski Afrisal, Arkhan Kaka, dan Meshaal Hamzah,” ujar Indra Sjafri.
Menariknya, ketiga pemain baru tersebut minim pengalaman di kompetisi level atas dan saat ini bermain di Liga 2.
Sebagai perbandingan, Arkhan Kaka yang memiliki tinggi 187 cm sudah tampil dalam lima pertandingan bersama Persis Solo sejak promosi ke tim senior pada 2023.
Tanpa Arkhan Kaka, Timnas Indonesia U-20 tetap memiliki enam pemain di lini serang yang siap berlaga di Piala Asia U-20 2024 yang akan berlangsung pada 13 Februari hingga 1 Maret mendatang.
Enam pemain tersebut adalah Marselinus Ama Ola, Arlyansyah Abdulmanan, Jehan Pahlevi, M Ragi, Aulia Rahman, dan Jens Raven (FC Dordrecht).
Tidak dapat tampil di ajang prestisius ini tentu menjadi kekecewaan bagi Arkhan Kaka.
Apalagi, Timnas Indonesia yang tergabung di Grup C bersama Iran, Yaman, dan juara bertahan Uzbekistan memiliki peluang besar untuk melaju jauh dalam turnamen ini.
Jika mampu mencapai semifinal, Garuda Muda akan mengamankan tiket ke Piala Dunia U-20 2025 di Chile yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.
Meskipun gagal kali ini, Arkhan Kaka masih memiliki banyak waktu untuk meningkatkan performanya agar tidak lagi tersisih di masa depan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni