RADARTUBAN - Persebaya Surabaya akhirnya mengakhiri rentetan hasil buruk setelah menundukkan PSBS Biak dengan skor tipis 1-0 dalam laga pekan ke-23 BRI Liga 1 2024/2025, Sabtu (15/2).
Kemenangan ini bukan hanya berarti tambahan tiga poin, tetapi juga menjadi titik balik bagi Bajul Ijo setelah melewati enam pertandingan tanpa kemenangan.
Sosok yang menjadi pahlawan dalam laga tersebut adalah sang kapten, Bruno Moreira.
Gelandang asal Brasil itu mencetak gol tunggal yang memastikan Persebaya meraih kemenangan pertamanya di tahun 2025.
Sebagai pemimpin di lapangan, Bruno Moreira menunjukkan kelasnya di momen krusial. Gol yang dia cetak di menit ke-55 menjadi penentu kemenangan Persebaya.
Bermula dari umpan terukur Francisco Rivera, Bruno dengan tenang melepaskan tembakan kaki kiri yang tak mampu dijangkau kiper PSBS Biak, John Pigai.
Gol tersebut menjadi simbol kebangkitan bagi Persebaya yang sebelumnya kesulitan meraih hasil positif.
Bruno pun tidak bisa menyembunyikan rasa lega dan kebanggaannya setelah mengantarkan timnya keluar dari periode sulit.
“Syukurlah kami bisa menang setelah enam pertandingan. Dan ini sangat penting bagi kami karena kami masih dalam posisi yang bagus di klasemen. Jadi ini memberi kami kepercayaan diri lagi untuk terus berjuang demi posisi teratas di kompetisi ini,” ujar Bruno.
Kemenangan ini terasa lebih spesial karena Persebaya sebelumnya terakhir kali menang pada 20 Desember 2024, saat menundukkan Borneo FC 2-1.
Setelah itu, mereka melalui enam laga tanpa kemenangan, termasuk empat kekalahan beruntun dari Bali United, PSS Sleman, Malut United, dan Barito Putera.
Tekanan dari Bonek pun semakin meningkat setelah mereka kembali gagal menang dalam dua pertandingan terakhir, yakni saat bermain imbang 1-1 melawan Persita Tangerang (31/1) dan kalah 1-2 dari Persis Solo (7/2).
Gol ke gawang PSBS Biak bukan hanya sekadar angka di papan skor bagi Bruno Moreira. Saat bola bersarang di gawang lawan, dia langsung berlari dan melakukan selebrasi penuh emosi.
“Ya, karena kami mengalami rangkaian yang sangat buruk, seperti enam pertandingan tanpa kemenangan. Jadi ini sangat berarti bagi kami karena Persebaya adalah klub besar, jadi kami harus selalu membuktikan diri di setiap pertandingan,” tutur Bruno.
Sebagai kapten, Bruno tahu bahwa timnya harus terus berjuang di sisa musim ini.
Dia menegaskan bahwa setiap pertandingan harus dianggap seperti final jika ingin tetap bersaing di papan atas klasemen.
“Ini seperti final bagi kami, kami harus mendapatkan poin di setiap pertandingan. Sebelumnya kami mengalami enam pertandingan dengan hasil yang buruk,” imbuhnya.
Berkat kemenangan ini, Persebaya naik ke posisi runner-up klasemen sementara dengan 41 poin. Bruno percaya hasil ini akan menjadi awal kebangkitan timnya dalam perburuan gelar.
“Sekarang kami bisa menang dan kami terus berusaha untuk meraih lebih banyak kemenangan. Ya, tentu saja kami lebih percaya diri. Ketika kami menang, kami mendapatkan kepercayaan diri,” pungkasnya.
Kemenangan atas PSBS Biak membuktikan bahwa Bruno Moreira bukan hanya sekadar gelandang kreatif, tetapi juga sosok pemimpin yang mampu membawa Persebaya keluar dari tekanan.
Kini, tantangan selanjutnya bagi sang kapten adalah menjaga momentum agar Bajul Ijo tetap konsisten hingga akhir musim. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni