Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Masih Tetap Bersinar, Carlo Ancelotti Puji Luka Modric : Sepakbola Beruntung Memilikinya

Bihan Mokodompit • Rabu, 26 Februari 2025 | 01:10 WIB

 

Carlo Ancelotti Puji Luka Modric
Carlo Ancelotti Puji Luka Modric
- Luka Modric terus membuktikan bahwa usia bukan penghalang bagi seorang pesepak bola untuk tetap bersinar.

Memasuki usia hampir 40 tahun, gelandang veteran Real Madrid ini masih menunjukkan performa yang mengesankan.

Pelatih Carlo Ancelotti pun tak ragu menyebut Modric sebagai berkah bagi dunia sepak bola.

 Baca Juga: Banding Real Madrid Gagal, Jude Bellingham Tetap Kena Sanksi Dua Laga Akibat Kartu Merah yang Diterima

Dalam lanjutan Liga Spanyol 2024/2025, Real Madrid sukses mengamankan kemenangan 2-0 saat menjamu Girona di Santiago Bernabeu, Senin (24/2) dini hari WIB.

Salah satu sorotan utama dalam laga ini adalah kontribusi luar biasa dari Modric.

Pada menit ke-41, sang gelandang mencetak gol spektakuler melalui tembakan jarak jauh yang meluncur deras ke gawang lawan.

Aksi brilian tersebut langsung disambut sorak sorai suporter yang memenuhi stadion. Berkat kemenangan ini, Real Madrid kini berhasil menyamai perolehan poin Barcelona di puncak klasemen sementara.

 Baca Juga: Mbappe Cetak Hattrick, Real Madrid Singkirkan Manchester City dari Liga Champions

Carlo Ancelotti tak segan melontarkan pujian kepada Modric, menyebutnya sebagai salah satu pemain paling berharga dalam sejarah Real Madrid.

“Luka Modric adalah anugerah bagi sepak bola dan dia dapat terus bermain selama yang dia inginkan. Apa yang dia lakukan, dia lakukan dengan sangat baik. Real Madrid beruntung memiliki seorang legenda yang telah menentukan sebuah era dan sepak bola beruntung memilikinya karena keandalan, kualitas, dan profesionalismenya,” ujar Ancelotti.

Menurutnya, Modric memiliki dedikasi dan mentalitas yang membuatnya tetap kompetitif di level tertinggi, bahkan ketika usianya hampir memasuki kepala empat.

Ancelotti bahkan membandingkan Modric dengan legenda sepak bola Italia, Paolo Maldini, yang tetap tampil luar biasa hingga usia 40 tahun.

“Paolo Maldini memenangkan Liga Champions pada usia 40 tahun dan Anda dapat membandingkan keduanya dalam hal apa yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pemain sepak bola,” kata Ancelotti.

Ancelotti menegaskan bahwa keberhasilan bermain di level tertinggi hingga usia senja bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari kerja keras dan profesionalisme tinggi.

Dengan konsistensinya, Modric terus membuktikan bahwa pengalaman, disiplin, dan kerja keras dapat mengalahkan batasan usia dalam dunia sepak bola. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Real Madrid #italia #luka modric #Usia #carlo ancelotti #pesepak bola