Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Serang Wasit, Pelatih Lyon Dijatuhi Sanksi 9 Bulan Larangan Dampingi Tim

Bihan Mokodompit • Jumat, 7 Maret 2025 | 02:10 WIB
Pelatih Lyon Skorsing salama 9 Bulan oleh Komisi Disiplin LFP
Pelatih Lyon Skorsing salama 9 Bulan oleh Komisi Disiplin LFP

RADARTUBAN - Pelatih Olympique Lyonnais, Paulo Fonseca, resmi dikenai skorsing selama sembilan bulan oleh Komisi Disiplin LFP (Ligue de Football Professionnel).

Keputusan ini diambil setelah insiden yang terjadi dalam laga Ligue 1 antara Lyon dan Brest, di mana Fonseca melakukan tindakan agresif terhadap wasit Benoît Millot.

 

Ketegangan terjadi pada menit-menit akhir pertandingan ketika Fonseca merasa keberatan dengan keputusan VAR yang tidak mengabulkan permintaan penalti bagi timnya.

Dalam kondisi emosi yang memuncak, dia mendekati wasit Millot dengan sikap intimidatif. Bahkan, pelatih asal Portugal tersebut hampir melakukan tindakan fisik dengan menanduk kepala sang wasit serta melontarkan kata-kata kasar dalam bahasa ibunya.

Komisi Disiplin LFP menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kode etik sepak bola.

Akibatnya, mereka menjatuhkan hukuman larangan selama sembilan bulan bagi Fonseca untuk berada di bangku cadangan, ruang ganti wasit, serta menjalankan fungsi resmi lainnya.

Larangan ini berlaku hingga 30 November 2025. Selain itu, hingga 15 September 2025, dia juga dilarang memasuki ruang ganti pemain, lapangan, dan terowongan stadion sebelum dan selama pertandingan berlangsung.

 

Hukuman ini datang di saat yang tidak menguntungkan bagi Lyon, yang tengah berusaha meraih hasil maksimal di Ligue 1.

Keputusan VAR yang tidak menguntungkan mereka dalam pertandingan melawan Brest semakin memperkeruh suasana, terutama dengan absennya Fonseca di pinggir lapangan selama berbulan-bulan.

Manajemen Lyon menanggapi keputusan ini dengan rasa kecewa. Mereka menganggap hukuman tersebut terlalu berat dan tidak mempertimbangkan konteks insiden secara menyeluruh.

Dalam pernyataan resminya, klub menekankan bahwa absennya Fonseca bisa membawa dampak besar terhadap performa tim, terutama di tengah persaingan kompetitif Ligue 1.

Untuk sementara, Lyon kemungkinan akan menunjuk pelatih interim guna mengisi kekosongan kepemimpinan di pinggir lapangan.

 

Hukuman yang dijatuhkan kepada Fonseca termasuk salah satu skorsing terpanjang bagi pelatih dalam sejarah Ligue 1. Awalnya, berbagai sumber memperkirakan bahwa Fonseca hanya akan dijatuhi hukuman sekitar tujuh bulan.

Namun, keputusan akhir dari Komisi Disiplin menunjukkan bahwa mereka bersikap tegas terhadap tindakan agresif terhadap ofisial pertandingan.

Dalam sejarah Ligue 1, beberapa pelatih memang pernah menerima sanksi akibat berbagai pelanggaran. Namun, skorsing sembilan bulan ini menjadikan Fonseca salah satu pelatih dengan hukuman terberat yang pernah terjadi di kompetisi sepak bola Prancis. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Komisi Disiplin LFP #wasit Millot #olympique lyonnais #paulo fonseca #skorsing