Duel yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Jumat (7/3) malam itu berakhir dengan keunggulan tim tamu yang tampil lebih dominan.
Sepanjang laga, Bajul Ijo mampu mengontrol jalannya pertandingan dengan penguasaan bola yang lebih baik, serta beberapa peluang berbahaya yang mereka ciptakan.
Pertandingan berjalan ketat hingga akhirnya Francisco Rivera menjadi pahlawan bagi Persebaya dengan gol tunggalnya di menit ke-63. Sempat terjadi kontroversi karena wasit sempat menganulir gol tersebut akibat dugaan offside, tetapi setelah tinjauan ulang, gol akhirnya disahkan.
Pelatih Paul Munster mengapresiasi kinerja timnya yang tampil disiplin dan agresif. Persebaya mencatatkan total delapan tembakan, dengan empat di antaranya mengarah ke gawang, yang menunjukkan efektivitas serangan mereka.
“Tim kami bermain bagus, PSM juga menunjukkan permainan yang bagus. Pada babak kedua kami mendominasi sehingga terjadinya gol,” kata Munster.
Setelah tertinggal, tim tuan rumah berupaya meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang emas sempat tercipta melalui aksi Aloísio Soares Neto dan Latyr Fall, tetapi buruknya penyelesaian akhir membuat mereka gagal menyamakan kedudukan.
Di sisi lain, lini belakang Persebaya menunjukkan performa impresif dengan duet Slavko Damjanovic dan Dime Dimov yang sukses menjaga ketat pertahanan tim. Kerapatan lini belakang ini menjadi faktor utama keberhasilan Bajul Ijo dalam mengamankan tiga poin di laga ini.
“Atmosfer pertandingan sangat bagus. Kami beruntung bisa menang di sini, semua pemain bermain bagus. Ini kemenangan bagi semua tim,” ujar Munster.
Keberhasilan meraih kemenangan di dua laga terakhir menambah kepercayaan diri Persebaya. Namun, mereka tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat karena jadwal padat selama bulan Ramadan.
Selanjutnya, Persebaya akan menghadapi PSIS Semarang dalam lanjutan pekan ke-27 yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Rabu (12/3) malam.
Dengan hanya memiliki jeda empat hari, tim harus segera melakukan pemulihan fisik agar bisa tampil maksimal di laga berikutnya.
Saat ini, skuad Bajul Ijo masih dalam perjalanan kembali ke Surabaya, yang juga menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemulihan.
“Melihat kondisi pemain setelah pertandingan kami akan pemulihan untuk pertandingan berikutnya,” ungkap Munster.
Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi Persebaya secara beruntun di bulan Ramadan, setelah sebelumnya mereka sukses menaklukkan Persib Bandung dengan skor meyakinkan 4-1 pada 1 Maret 2025.
Meski demikian, posisi Persebaya di klasemen sementara masih berada di peringkat ketiga dengan raihan 47 poin.
Mereka masih berada di bawah Persib Bandung yang mengoleksi 54 poin dan Dewa United yang menempati peringkat kedua dengan 49 poin.
Dengan selisih poin yang tidak terlalu jauh, persaingan di papan atas semakin ketat.
Persebaya masih memiliki peluang besar untuk terus merangkak naik dalam beberapa laga ke depan, asalkan mereka mampu menjaga konsistensi performa. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni