RADARTUBAN - Benni McCarthy, mantan asisten pelatih Manchester United, mengungkap bahwa Erik ten Hag sebenarnya memiliki visi jangka panjang untuk tetap berada di Old Trafford.
Namun, rencana tersebut harus kandas setelah dirinya diberhentikan lebih cepat dari yang diharapkan.
Pelatih asal Belanda itu harus angkat kaki dari United pada Oktober 2024 setelah tim mengalami penurunan performa yang signifikan di awal musim. Sebagai penggantinya, manajemen klub menunjuk Ruben Amorim untuk mengisi posisi kepelatihan.
Menariknya, hanya beberapa bulan sebelum dipecat, Ten Hag sebenarnya telah mendapat perpanjangan kontrak. Tak hanya dia, perubahan besar juga terjadi dalam staf pelatih, termasuk kepergian McCarthy, Steve McClaren, dan Mitchell van der Gaag.
McCarthy Bangga dengan Pengalamannya di Old Trafford
McCarthy menghabiskan dua musim bekerja bersama Ten Hag sebelum akhirnya memilih jalur baru sebagai pelatih kepala. Mantan striker Blackburn Rovers dan West Ham United itu kini dipercaya menangani Tim Nasional Kenya.
Dalam wawancara dengan BBC Sport Africa, McCarthy mengenang pengalamannya di Manchester United dan bagaimana dia melihat kepemimpinan Ten Hag.
"Saya merasa sangat beruntung mendapatkan kesempatan melatih di klub sebesar Manchester United di bawah kepemimpinan Erik ten Hag," ujarnya dalam kutipan dari Mirror, Minggu (9/3/2025).
"Dia bukan hanya pelatih yang disiplin, tetapi juga memiliki profesionalisme luar biasa. Etos kerjanya sangat tinggi, dan dia punya visi besar untuk bertahan di klub ini selama 10 tahun."
McCarthy juga menegaskan bahwa meskipun United kerap mendapat kritik tajam, ia tetap bangga dengan pencapaian yang diraih selama ia menjadi bagian dari tim kepelatihan.
"Banyak orang mengatakan Manchester United mengalami masa sulit, tetapi kami tetap berhasil memenangkan Piala FA dan Piala Carabao. Itu bukan pencapaian yang bisa diremehkan," ungkapnya.
"Namun, sejak Sir Alex Ferguson pensiun, klub ini terus mengalami tantangan besar yang tampaknya sulit dipecahkan."
Erik ten Hag Buka Kemungkinan Beralih Karier
Sementara itu, Erik ten Hag baru-baru ini berbicara tentang rencana masa depannya dan mengisyaratkan kemungkinan menjauh dari dunia kepelatihan.
"Saya memiliki banyak pilihan lain. Bisa saja saya tetap di dunia sepak bola, tetapi dalam peran yang berbeda," katanya dalam podcast SEG Stories.
"Atau mungkin saya akan mencoba sesuatu yang sama sekali baru. Saat ini, saya mulai banyak terlibat dengan bisnis keluarga. Kami memiliki perusahaan sendiri, dan saya menikmati bekerja di sana. Sekarang, saya punya lebih banyak waktu untuk fokus ke hal tersebut, dan itu sangat menarik bagi saya."
Dengan berakhirnya era Ten Hag dan masuknya Ruben Amorim, Manchester United kini memasuki babak baru dalam perjalanannya. Waktu yang akan menjawab apakah perubahan ini membawa tim kembali ke puncak kejayaan atau justru memperpanjang periode sulit mereka. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama