Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Sengit! Begini Kedalaman Skuad di Lini Belakang Timnas Indonesia Pada Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bihan Mokodompit • Kamis, 13 Maret 2025 | 01:05 WIB
Begini Kedalaman Skuad di Lini Belakang Timnas Indonesia
Begini Kedalaman Skuad di Lini Belakang Timnas Indonesia

RADARTUBAN - Timnas Indonesia akan menghadapi ujian berat dalam lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pada 20 Maret 2025, skuad Garuda dijadwalkan menantang tuan rumah Australia di Sydney Football Stadium.

Lima hari berselang, Indonesia akan menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Saat ini, Indonesia berada di peringkat ketiga dengan koleksi enam poin dari enam pertandingan, hanya terpaut satu angka dari Australia yang menghuni posisi kedua.

Salah satu aspek menarik dalam persiapan Timnas Indonesia kali ini adalah komposisi lini pertahanan yang dipilih pelatih Patrick Kluivert.

Dengan strategi yang tampak lebih defensif, dia memasukkan banyak pemain belakang dalam daftar skuadnya.

 

Dari total 27 pemain yang dipanggil, Kluivert menyertakan 13 pemain dengan posisi asli sebagai bek. Berikut daftar pemain tersebut:

• Eropa: Jay Idzes (Venezia, Italia), Mees Hilgers (FC Twente, Belanda), Kevin Diks (FC Copenhagen, Denmark), Justin Hubner (Wolverhampton Wanderers U-21, Inggris), Sandy Walsh (Yokohama F. Marinos, Jepang), Calvin Verdonk (NEC Nijmegen, Belanda), Shayne Pattynama (KAS Eupen, Belgia), Nathan Tjoe-A-On (Swansea City, Inggris), Eliano Reijnders (PEC Zwolle, Belanda).

• Asia: Jordi Amat (Johor Darul Ta’zim, Malaysia), Pratama Arhan (True Bangkok United, Thailand).

• Lokal: Muhammad Ferarri (Persija Jakarta), Rizky Ridho (Persija Jakarta).

Meskipun secara posisi mereka berperan sebagai bek, beberapa di antaranya memiliki fleksibilitas untuk bermain di posisi lain.

 

Sejumlah pemain seperti Calvin Verdonk, Kevin Diks, Eliano Reijnders, Mees Hilgers, dan Nathan Tjoe-A-On dapat beradaptasi ke posisi lebih maju sebagai gelandang bertahan atau full-back yang lebih ofensif.

Keunggulan ini memberikan opsi bagi Kluivert untuk menyesuaikan strategi permainan. Selain itu, persaingan dalam skuat pun semakin ketat, mendorong pemain untuk menampilkan performa terbaik mereka.

 

Sebelum pengumuman skuad, beberapa pemain bertahan mengalami cedera. Kevin Diks, misalnya, sempat mengalami cedera pergelangan kaki setelah berbenturan dengan Trevoh Chalobah dalam laga kontra Chelsea. M

ees Hilgers juga sempat berkutat dengan cedera bersama FC Twente.

Meski demikian, kedua pemain tetap dipanggil oleh Kluivert. Kevin Diks bahkan sempat memberikan kabar bahwa cederanya tidak terlalu serius dan akan menjalani pemindaian dalam waktu dekat.

Pelatih Timnas Indonesia tampaknya masih optimistis bahwa pemulihan mereka bisa selesai sebelum laga melawan Australia.

 

Dari 13 pemain belakang yang dipanggil, Justin Hubner dipastikan tidak bisa bermain melawan Australia. Bek muda ini harus menjalani sanksi larangan bertanding setelah mendapatkan kartu merah dalam laga sebelumnya melawan Arab Saudi.

Dengan absennya Hubner, Kluivert kemungkinan akan menyesuaikan formasi pertahanannya.

 

Jika mengacu pada era Shin Tae-yong yang sering menggunakan tiga bek tengah dengan dua full-back, kemungkinan formasi ini masih bisa dipertahankan oleh Kluivert. Trio bek sentral kemungkinan akan dihuni oleh Jay Idzes, Rizky Ridho, dan Mees Hilgers.

Untuk posisi full-back, Kevin Diks berpeluang mengisi sektor kanan, sedangkan sisi kiri bisa ditempati Calvin Verdonk.

Jika Kevin Diks belum sepenuhnya pulih, Sandy Walsh atau Eliano Reijnders bisa menjadi opsi di kanan. Sementara di sisi kiri, masih ada pilihan seperti Pratama Arhan dan Shayne Pattynama.

Ada juga kemungkinan bahwa Kluivert akan menambah pemain, seperti memanggil Dean James sebelum keberangkatan ke Australia.

 

Kelebihan utama lini pertahanan Timnas Indonesia kali ini adalah kualitas individu pemain yang mayoritas berkarier di Eropa.

Nama-nama seperti Jay Idzes, Mees Hilgers, Calvin Verdonk, dan Kevin Diks adalah pemain inti di klub mereka yang berlaga di liga kompetitif.

Dengan pengalaman menghadapi pemain top di Eropa, mereka diharapkan bisa tampil solid dalam dua laga krusial ini.

Namun, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, salah satunya adalah risiko cedera. Seperti yang dialami Kevin Diks dan Mees Hilgers, kebugaran pemain bisa menjadi faktor penentu.

Oleh karena itu, Kluivert harus memiliki rencana cadangan dalam menghadapi kemungkinan kehilangan pemain.

Selain itu, menyatukan chemistry di antara pemain bertahan juga menjadi tugas berat bagi Kluivert.

Sebagai pelatih baru yang menangani Timnas Indonesia sejak Januari 2025, dia harus memastikan bahwa lini pertahanan bisa bekerja secara kompak dan efektif dalam waktu yang relatif singkat.

Dengan dua pertandingan penting di depan mata, lini belakang Timnas Indonesia akan menjadi faktor kunci dalam menentukan hasil akhir melawan Australia dan Bahrain. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#lini belakang #patrick kluivert #Kualifikasi Piala Dunia 2026 #timnas indonesia