RADARTUBAN - Timnas Indonesia dipastikan tak akan diperkuat gelandang muda Marselino Ferdinan saat pertandingan Indonesia vs China pada Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Kamis, 5 Juni 2025, harus dilewati Marselino akibat akumulasi kartu kuning.
Pemain Oxford United berusia 20 tahun ini sebelumnya sudah mengantongi satu kartu kuning saat Indonesia bertandang ke markas Bahrain pada 10 Oktober 2024 lalu.
Kemudian, pada laga kontra Bahrain di Jakarta, 25 Maret 2025, ia kembali mendapatkan kartu kuning pada menit ke-34, yang membuatnya harus menjalani sanksi skorsing satu pertandingan sesuai regulasi AFC.
Absennya Marselino Ferdinan menjadi pukulan bagi Timnas Indonesia, mengingat dia telah membangun kolaborasi apik dengan Ole Romeny di lini depan.
Duet keduanya terbukti efektif, dengan Marselino memberikan assist bagi gol kemenangan Romeny atas Bahrain.
Di tengah absennya Marselino, kabar baik datang dari potensi bergabungnya Miliano Jonathans ke Timnas Indonesia pada Juni 2025.
Ayah Miliano, Deco Jonathans, diketahui telah berada di Jakarta sejak 23 Maret 2025 dan dikabarkan bertemu dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Miliano Jonathans, winger berbakat milik FC Utrecht, berpeluang besar membela Timnas Indonesia dalam waktu dekat.
Jika bergabung, ia berpotensi membentuk trio lini serang bersama Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen.
Miliano dapat menggantikan peran Marselino sebagai winger kanan, sementara Romeny dan Oratmangoen beroperasi di posisi penyerang tengah dan winger kiri.
Dengan absennya Marselino dan potensi kehadiran Miliano Jonathans, laga melawan China dipastikan akan menjadi ujian bagi skuad Garuda dalam melanjutkan tren positif mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni