RADARTUBAN - Gelandang senior Real Madrid, Luka Modric, tengah menjadi sorotan setelah sejumlah klub dari Qatar menunjukkan minat untuk merekrutnya.
Kontrak pemain asal Kroasia itu akan berakhir pada penghujung musim ini.
Meski dia dikabarkan masih membuka peluang untuk memperpanjang masa baktinya bersama Los Blancos selama satu tahun lagi, masa depannya belum menemui kepastian.
Menurut laporan dari Marca, beberapa tim dari Liga Qatar seperti Al Sadd dan Al Gharafa sudah mulai menunjukkan ketertarikan terhadap Modric.
Kedua klub tersebut memang dikenal kerap menampung mantan pemain LaLiga.
Selain itu, Al-Ahli dari Liga Pro Arab Saudi juga dilaporkan tertarik untuk mendatangkan peraih Ballon d'Or 2018 tersebut.
Meski telah berusia 39 tahun, Modric tetap tampil konsisten di level tertinggi.
Dia tidak hanya menjadi bagian penting dari lini tengah Real Madrid, tetapi juga masih menjadi andalan tim nasional Kroasia.
Tinggi badan Modric mencapai 1,72 meter dan berat badannya sekitar 66,2 kg.
Keberadaannya di lapangan kerap menghadirkan pengaruh besar bagi permainan tim.
Gaya bermainnya yang tenang dan efektif, ditambah kemampuannya dalam mengontrol bola, membaca permainan, serta menyodorkan umpan-umpan akurat, membuat Modric menjadi gelandang komplet.
Dia juga fasih beroperasi di berbagai posisi di lini tengah, baik sebagai gelandang bertahan maupun menyerang, yang menjadikannya aset bernilai tinggi di skuad mana pun.
Perjalanan Modric di dunia sepak bola penuh cerita inspiratif.
Dia mengawali karier profesional bersama Dinamo Zagreb, kemudian melanjutkan ke Premier League bersama Tottenham Hotspur.
Nama besarnya makin melejit setelah bergabung dengan Real Madrid, di mana dia menjadi bagian integral dalam kesuksesan klub, termasuk enam gelar Liga Champions UEFA.
Modric juga dikenal sebagai pemimpin sejati di tim nasional Kroasia.
Dia sukses membawa negaranya menembus final Piala Dunia 2018 dan meraih penghargaan Pemain Terbaik Turnamen.
Di Piala Dunia 2022, ia kembali tampil gemilang dan membawa Kroasia meraih posisi ketiga, sekaligus meraih Bola Perunggu.
Prestasi individu Modric juga tak kalah mencengangkan. Berikut beberapa pencapaian yang telah dia raih sepanjang karier:
1. Ballon d’Or 2018
2. The Best FIFA Men’s Player
3. Pemain Terbaik Kroasia dalam berbagai kesempatan
4. FIFPRO World XI (berkali-kali)
5. Enam trofi Liga Champions UEFA
6. Bola Emas Piala Dunia 2018
7. Bola Perunggu Piala Dunia 2022
8. Pencetak gol tertua di ajang EURO 2024
Dengan prestasi yang luar biasa tersebut, Modric telah membuktikan bahwa usia bukanlah hambatan untuk terus tampil di level tertinggi.
Dedikasi dan etos kerjanya menjadi teladan bagi generasi muda pesepak bola di seluruh dunia.
Saat ini, Luka Modric masih menunggu kejelasan dari pihak Real Madrid mengenai masa depannya.
Jika klub tidak memperpanjang kontraknya, opsi hijrah ke Qatar atau Arab Saudi bisa menjadi pilihan yang realistis.
Apa pun keputusannya nanti, Modric sudah menorehkan sejarah besar dalam dunia sepak bola dan akan selalu dikenang sebagai salah satu gelandang terbaik sepanjang masa. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni