Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Shin Tae yong Ditunjuk Jadi Wakil Presiden KFA Usai Dipecat dari Timnas Indonesia, Ini Tugasnya

Nadia Nafifin • Kamis, 10 April 2025 | 16:27 WIB
Shin Tae yong ditunjuk jadi wakil presiden KFA
Shin Tae yong ditunjuk jadi wakil presiden KFA

RADARTUBAN - Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) resmi mengungkap susunan kepengurusan terbaru untuk periode ke-55 usai digelarnya Kongres Delegasi pada 4 April 2025.

Sebanyak 27 figur terpilih menempati posisi penting dalam struktur organisasi, mencakup jabatan Wakil Presiden, Direktur Eksekutif, anggota dewan, serta komite khusus.

Presiden KFA, Chung Mong-gyu, menunjuk Kim Seung-hee sebagai Direktur Eksekutif.

Sementara itu, lima posisi Wakil Presiden diisi oleh tokoh-tokoh yang sebagian besar sudah dikenal di kancah sepak bola Asia.

Sosok yang paling mencuri perhatian publik Indonesia dalam susunan kepengurusan terbaru KFA adalah Shin Tae-yong, mantan pelatih Timnas Indonesia.

Dia dipercaya menempati posisi Wakil Presiden dengan mandat khusus di bidang kerja sama eksternal.

Shin Tae-yong kini dipercaya menangani bidang kerja sama eksternal di KFA, sebuah posisi strategis yang meliputi urusan hubungan internasional, perluasan jaringan, hingga diplomasi olahraga.

Penunjukan ini mencerminkan kepercayaan penuh federasi terhadap rekam jejak dan pengalaman global yang dimiliki Shin.

Penempatan Shin dalam posisi ini turut menegaskan perannya dalam memperluas eksistensi sepak bola Korea Selatan di kancah internasional.

Pengalaman melatih di luar negeri, termasuk bersama Timnas Indonesia, dianggap sebagai aset berharga dalam membangun kolaborasi antarnegara.

Selain Shin Tae yong, KFA turut menggaet sejumlah tokoh ternama dalam kepengurusan barunya.

Salah satunya adalah Park Hang-seo, mantan pelatih sukses Timnas Vietnam, yang kini dipercaya berperan dalam pengembangan tim nasional Korea Selatan di berbagai level.

“Mantan pelatih tim nasional Vietnam, Park Hang-seo, ditunjuk untuk mendukung tim nasional di semua tingkatan,” ujar KFA.

Sementara itu, Lee Yong soo, profesor emeritus dari Universitas Sejong, dipercaya menangani sektor perencanaan dan administrasi, yang mencakup penyusunan visi serta strategi pengembangan asosiasi.

Dua nama lain yang turut mengisi posisi wakil presiden adalah Shin Jeong-sik, Presiden Asosiasi Sepak Bola Jeonnam, dan Kim Byung-ji, Presiden Gangwon FC. Keduanya mewakili unsur asosiasi provinsi dan K League dalam struktur kepengurusan KFA.

Komposisi Dewan Eksekutif KFA periode ini didominasi oleh figur-figur berpengalaman di dunia sepak bola, mulai dari eks pemain, pelatih, hingga kalangan akademisi.

Langkah ini mencerminkan komitmen KFA untuk melakukan reformasi kelembagaan dan memperkuat posisi strategisnya di tingkat nasional maupun global.

Dari 27 anggota terpilih, delapan ditempatkan di sub-komite, sementara 13 lainnya masuk dalam jajaran Dewan Direksi, menggambarkan sinergi lintas sektor antara olahraga, pendidikan, dan manajemen profesional.

Struktur anyar KFA dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi federasi dalam menghadapi tantangan modernisasi sepak bola global, sekaligus mendorong tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel.

Penunjukan Shin Tae yong sebagai Wakil Presiden turut menjadi sorotan di Indonesia, mengingat kontribusinya dalam membangun fondasi timnas muda selama beberapa tahun terakhir.

Kendati kini kembali ke Korea Selatan, peran barunya di KFA berpotensi menjadi jembatan penguatan kerja sama antara federasi sepak bola Indonesia dan Korea Selatan.

Selain menjadi kebanggaan bagi pencinta sepak bola Tanah Air, posisi strategis yang diemban Shin Tae-yong membuka peluang kolaborasi antara Indonesia dan Korea Selatan, baik dalam program pengembangan pemain, pertukaran pelatih, maupun agenda laga persahabatan internasional.

Kehadirannya di jajaran elite KFA pun memunculkan harapan akan dampak positif yang bisa menjalar ke kawasan Asia Tenggara, khususnya bagi kemajuan sepak bola Indonesia. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#PSSI #KFA #korea selatan #Wakil Presiden #shin tae yong #timnas indonesia