Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Apesnya Dejan Tumbas Pemain Persebaya Surabaya: 2 Kali Cetak Gol, 2 Kali Pula Dianulir VAR

Bihan Mokodompit • Kamis, 15 Mei 2025 | 21:43 WIB
Pemain Persebaya Surabaya Dejan Tumbas, yang golnya dua kali dianulir VAR.
Pemain Persebaya Surabaya Dejan Tumbas, yang golnya dua kali dianulir VAR.

RADARTUBAN - Dejan Tumbas, pemain asing Persebaya Surabaya, menjalani musim yang tak mudah di BRI Liga 1 2024/2025.

Meski telah tampil sebanyak 14 kali sejak putaran kedua, Tumbas belum mampu menyumbang satu pun gol untuk tim Bajul Ijo.

Padahal, dia didatangkan sebagai winger yang bisa diandalkan di lini depan.

Tumbas, yang berasal dari Serbia, sebenarnya sempat mencetak dua gol dalam dua pertandingan berbeda.

Namun, keduanya harus dianulir setelah wasit melakukan pemeriksaan lewat VAR.

Kondisi inilah yang membuat penampilan Dejan Tumbas menjadi sorotan, terutama jelang dua laga terakhir musim ini.

Momen pertama gol dianulir terjadi saat Dejan Tumbas melakukan debutnya bersama Persebaya Surabaya melawan PSS Sleman di Stadion Manahan, Solo, pada 11 Januari 2025.

Dalam laga pekan ke-18 Liga 1 itu, Persebaya tertinggal 0-3 di babak pertama. Tumbas kemudian masuk menggantikan Kasim Botan di awal babak kedua.

Hanya lima menit berselang, Dejan Tumbas mencetak gol indah lewat tendangan keras akrobatik.

Sayangnya, setelah pemeriksaan VAR, wasit memutuskan untuk menganulir gol tersebut karena posisi offside.

Gol balasan Persebaya hanya datang dari penalti Bruno Moreira di menit ke-58, dan pertandingan berakhir 1-3 untuk kemenangan PSS.

 

Nasib serupa kembali dialami Tumbas ketika Persebaya menjamu Semen Padang pada pekan ke-32, Minggu 11 Mei 2025, di Stadion Gelora Bung Tomo.

Dalam laga yang berakhir imbang 1-1 itu, Tumbas sempat membuat publik tuan rumah bersorak saat mencetak gol pada menit ke-84.

Namun lagi-lagi, VAR membatalkan selebrasinya karena ia kembali dinyatakan offside.

Kejadian itu menjadi kali kedua Dejan Tumbas harus menelan pahitnya gol dianulir.

Dalam konteks Liga 1 yang makin kompetitif, dua momen itu jelas memengaruhi penilaian terhadap performanya.

 

Sejak awalnya diproyeksikan sebagai winger dan striker, Dejan Tumbas kini lebih sering dimainkan sebagai gelandang bertahan dalam beberapa laga terakhir.

Meski jarang berada di posisi menyerang, ia sempat memberikan satu assist untuk gol Flavio Silva saat Persebaya Surabaya mengalahkan Madura United 1-0 pada 20 April 2025.

Namun demikian, angka satu assist dalam 14 penampilan tetap dinilai belum cukup untuk memenuhi ekspektasi terhadap pemain asing di Liga 1.

Tumbas sendiri hanya absen satu kali selama putaran kedua, yakni karena akumulasi kartu.

 

Persebaya Surabaya masih memiliki dua pertandingan tersisa di musim ini, yakni melawan Borneo FC pada 18 Mei 2025 dan Bali United pada 23 Mei 2025.

Dua laga ini bisa menjadi kesempatan terakhir bagi Dejan Tumbas untuk mencetak gol resmi pertamanya — yang tidak dianulir oleh VAR, sekaligus memperbaiki catatan kontribusinya bersama tim.

Dengan tekanan yang terus meningkat dan ekspektasi publik yang tinggi, semua mata kini tertuju pada Dejan Tumbas.

Apakah pemain ini akhirnya bisa membalikkan keadaan di sisa musim? Atau kisahnya bersama Persebaya harus berakhir tanpa satu pun gol sah di Liga 1?(*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#var #dejan tumbas #Persebaya Surabaya #liga 1 #Bajul Ijo