Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Uston Nawawi Kembali Jadi Caretaker Persebaya, Mampukah Bawa Bajul Ijo Tembus Kompetisi Asia?

Bihan Mokodompit • Sabtu, 17 Mei 2025 | 22:05 WIB
Asisten pelatih Uston Nawawi saat memberikan instruksi kepada pemain Persebaya sebelum bertanding.
Asisten pelatih Uston Nawawi saat memberikan instruksi kepada pemain Persebaya sebelum bertanding.

RADARTUBAN - Uston Nawawi kembali dipercaya sebagai caretaker Persebaya, menggantikan Paul Munster yang absen karena sanksi kartu merah.

Dua laga penentu di penghujung musim BRI Liga 1 2024/2025 menjadi panggung bagi sang legenda untuk mengukir cerita baru bersama Bajul Ijo.

Situasi ini membuka peluang besar bagi Persebaya untuk finis sebagai runner-up dan merebut tiket menuju kompetisi Asia.

Persebaya Bersaing Ketat dengan Dewa United

Dengan koleksi 55 poin, Persebaya hanya terpaut dua angka dari pesaing terdekatnya, Dewa United. Dua laga krusial menanti: tandang melawan Borneo FC (18 Mei 2025) dan menjamu Bali United (23 Mei 2025).

Jika Bruno Moreira dan kolega mampu menyapu bersih dua pertandingan tersebut, maka mereka berpeluang menyalip Dewa United dan menyusul Persib sebagai wakil Indonesia di pentas Asia.

Keberhasilan tersebut akan membawa Persebaya Surabaya mengikuti jejak Madura United yang musim lalu tampil di AFC Challenge League.

Ini sekaligus mengukuhkan kembali posisi klub kebanggaan Bonek di kancah sepak bola regional.

Rekam Jejak Uston Nawawi Sebagai Karetaker

Bagi Uston Nawawi, jabatan sebagai pelatih sementara bukan hal asing. Pada musim 2023/2024, dia sempat dua kali dipercaya menjadi karetaker Persebaya.

Ketika menggantikan Aji Santoso, Uston mencatat hasil impresif: lima laga tanpa kekalahan, baik kandang maupun tandang.

Namun catatannya sedikit menurun saat menggantikan Josep Gombao, di mana dari lima pertandingan hanya menghasilkan empat hasil imbang dan satu kekalahan.

Meski begitu, dia berhasil mengangkat tim dari ancaman zona degradasi sebelum tongkat estafet diberikan kepada Paul Munster di putaran kedua.

Musim ini, Uston kembali diberi mandat. Ini akan menjadi ujian tersendiri untuk mengulang bahkan melampaui keberhasilan musim lalu, apalagi dengan target besar lolos ke kompetisi Asia.

Dukungan Penuh dari Sahabat dan Mantan Rekan Tim

Mursyid Efendi, mantan bek tangguh Persebaya Surabaya, memberikan dukungan penuh pada sahabatnya itu.

Dia menilai Uston Nawawi punya modal yang cukup kuat untuk memimpin Persebaya menuntaskan musim dengan hasil terbaik.

“Insyaallah Uston bisa pegang kendali. Dia kan sudah beberapa tahun pegang Persebaya. Jadi dia tahu karakter pemain dan permainan khas Suroboyoan,” ujar Mursyid Efendi.

Lebih lanjut, Mursyid menilai meski Uston selama ini menjabat sebagai asisten, pengalamannya sebagai mantan pemain, pelatih berlisensi AFC Pro, dan kedekatannya dengan tim menjadi nilai lebih.

“Uston memang hanya assisten. Tapi dia mantan pemain Persebaya, dia orang Surabaya, dan dia tahu situasi yang sekarang ada di internal tim. Dia juga sudah pegang lisensi AFC Pro. Semoga di pertandingan terakhir dia bisa raih poin penuh. Saya sebagai teman dan mantan pemain Persebaya mendukung dan mendoakan semoga Uston berhasil,” sambungnya.

Asa Lolos ke Asia Ada di Tangan Uston

Kembalinya Uston Nawawi sebagai karetaker Persebaya tak hanya menjadi solusi darurat, melainkan juga harapan baru.

Jika magisnya masih ada seperti musim lalu, bukan tidak mungkin Bajul Ijo akan menembus persaingan Asia dan menambah panjang daftar prestasi klub asal Kota Pahlawan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#madura united #bri liga 1 #asia #dewa united #PERSEBAYA #uston nawawi #bonek #paul munster #Klub #surabaya