RADARTUBAN - Kabar mengejutkan datang dari skuad Timnas Indonesia.
Menjelang laga penting melawan Timnas China pada 5 Juni mendatang, pelatih kepala Patrick Kluivert memanggil kembali Stefano Lilipaly untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Keputusan ini diambil setelah Ragnar Oratmangoen dikabarkan tidak bisa bergabung karena masih dalam tahap pemulihan sakit.
Kondisi Oratmangoen yang sedang tidak fit membuka jalan bagi Lilipaly untuk kembali mengenakan seragam Merah Putih.
Meski tentu tidak diharapkan ada pemain yang sakit, Lilipaly menyadari bahwa panggilan Timnas adalah kehormatan yang tidak bisa ditolak.
Sebagai pemain berpengalaman, ia siap menjawab kepercayaan Patrick Kluivert untuk dua laga penting melawan Timnas China dan Timnas Jepang di awal Juni 2025.
Pengamat sepak bola nasional, Gusnul Yakin, menyebut keputusan Patrick Kluivert untuk memanggil kembali Stefano Lilipaly ke Timnas Indonesia merupakan langkah yang sangat tepat.
“Saya kira keputusan Patrick Kluivert memanggil kembali Stefano Lilipaly ke Timnas Indonesia sangat tepat,” kata Gusnul.
Ia menilai performa pemain Borneo FC itu musim ini sangat konsisten dan layak kembali memperkuat Garuda.
“Saya amati performa Lilipaly sangat bagus musim ini. Jadi sebenarnya dia tinggal menunggu waktu saja untuk balik ke Timnas Indonesia. Dan, sekarang lah momennya,” tambah Gusnul Yakin.
Di usia 35 tahun, Lilipaly terbukti masih memiliki stamina dan skill yang mumpuni.
Gusnul menegaskan bahwa kehadiran pemain senior seperti Lilipaly akan membawa keseimbangan dan pengalaman ke dalam skuad yang tengah dipoles Kluivert.
“Patrick Kluivert dan stafnya pasti tak sembarangan memilih Stefano Lilipaly. Timnas Indonesia masih butuh pemain senior yang bisa tampil, bukan untuk duduk di bangku cadangan. Sangat menarik melihat kembali aksi Lilipaly nanti,” ujarnya.
Sebagai kapten Borneo FC, Lilipaly telah membuktikan kontribusinya dalam berbagai kompetisi, termasuk Asian Games 2018, Piala AFF 2016 dan 2018, hingga Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Kualifikasi Piala Asia 2022.
Gusnul Yakin juga menyoroti karakter bermain Lilipaly yang dinilainya sangat cocok dengan filosofi permainan Patrick Kluivert.
“Stefano Lilipaly tipe motivator di tim. Karakter bermainnya yang progresif sangat cocok dengan game plan Patrick Kluivert. Lilipaly tak hanya pintar mengumpan, tapi dia juga mencetak gol. Ini yang dibutuhkan Patrick Kluivert,” tuturnya.
Dengan karakter seperti itu, bukan tidak mungkin Stefano Lilipaly akan menjadi pembeda saat Timnas Indonesia menghadapi dua laga penting di bulan Juni. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni