RADARTUBAN - Manchester City terancam gagal lolos ke Liga Champions musim 2024/2025 setelah performa tak konsisten mereka sepanjang musim ini.
Hingga pekan ke-36 Premier League, City hanya menempati peringkat keenam dengan 65 poin.
Mereka masih memiliki satu laga tunda melawan Bournemouth, namun posisi mereka tetap belum aman dari kejaran para pesaing.
Persaingan Ketat Menuju Zona Liga Champions
Premier League musim ini menyuguhkan persaingan luar biasa ketat menjelang akhir kompetisi.
Arsenal dan Liverpool sudah mengamankan dua tiket teratas ke Liga Champions.
Tiga slot tersisa menjadi rebutan sengit antara Manchester City, Chelsea, Newcastle United, Aston Villa, dan Nottingham Forest.
Lima tim teratas hanya terpaut satu poin hingga pekan ke-37, membuat dua laga sisa menjadi sangat menentukan.
Kemenangan atas Bournemouth akan mengangkat City ke posisi tiga dengan 68 poin.
Namun andai tergelincir di dua pertandingan tersisa melawan Bournemouth dan Fulham, Manchester City berisiko finis di luar lima besar, yang berarti hanya berhak tampil di Liga Europa musim depan.
Tekanan Besar untuk Guardiola dan Skuad City
Musim ini dapat dikatakan sebagai periode terburuk dalam era kepelatihan Pep Guardiola di Inggris.
Mereka telah dipastikan tanpa gelar setelah kalah di final FA Cup dari Crystal Palace, tersingkir di babak 16 besar Liga Champions, dan gagal bersaing di papan atas Premier League.
Guardiola bahkan secara terbuka mengakui adanya tekanan berat.
“Kami sadar betul risikonya. Gagal ke Liga Champions akan menjadi kegagalan besar bagi klub ini,” ujar Guardiola.
Fakta bahwa musim lalu Manchester City adalah juara Eropa menambah sorotan tajam terhadap performa mereka saat ini.
Laga Penentuan: Chelsea vs Nottingham Forest
Salah satu pertandingan penentu tiket Liga Champions akan mempertemukan Chelsea dengan Nottingham Forest.
Kedua tim hanya berselisih satu poin, Chelsea dengan 66 poin dan Forest dengan 65 poin.
Kemenangan akan sangat krusial, tetapi mereka juga perlu berharap hasil laga lain berpihak pada mereka.
Selain itu, Newcastle United yang juga mengoleksi 66 poin akan melawan Everton.
Sedangkan Aston Villa harus menumbangkan Manchester United dan berharap Chelsea terpeleset.
Nottingham Forest pun memerlukan kemenangan sekaligus hasil buruk dari tim-tim pesaing.
Skenario Lolos dan Gagalnya Manchester City
Peluang Manchester City terancam gagal lolos ke Liga Champions jika gagal memaksimalkan dua pertandingan terakhir.
Saat ini, selisih gol mereka (+24) memang unggul dari pesaing.
Tetapi itu belum cukup menjamin.
Berikut skenario yang mungkin terjadi:
• Jika menang dua laga, City hampir pasti finis di tiga besar.
• Jika hanya menang satu atau kalah di keduanya, peluang finis di posisi enam atau tujuh terbuka lebar.
• Pesaing seperti Chelsea, Newcastle, dan Aston Villa bisa saja menyalip jika konsisten menang.
Drama Hingga Pekan Terakhir
Ketatnya perebutan tiket Liga Champions musim ini menempatkan Manchester City di posisi yang jarang mereka alami sebelumnya.
Premier League musim ini menyuguhkan drama hingga pekan terakhir, dan setiap gol serta poin sangat berarti.
Dengan pertaruhan tinggi, apakah Manchester City mampu keluar dari tekanan dan kembali ke panggung elite Eropa? Atau mereka harus puas tampil di kompetisi kelas dua musim depan? (*)
Editor : Yudha Satria Aditama