RADARTUBAN - Mees Hilgers vs Calvin Verdonk menjadi tajuk utama menjelang laga play-off UEFA Europa Conference League (UECL) musim 2025/2026.
Dua pemain Timnas Indonesia itu akan saling berhadapan di semifinal kualifikasi yang mempertemukan FC Twente melawan NEC Nijmegen.
Pertandingan akan digelar di markas Twente, De Grolsch Veste, pada Kamis malam waktu setempat (22/5).
FC Twente, yang diperkuat Mees Hilgers, menutup musim Eredivisie 2024/2025 di posisi keenam dengan koleksi 54 poin.
Sementara Calvin Verdonk dan rekan-rekannya di NEC Nijmegen finis di peringkat delapan dengan 43 poin.
Pertandingan ini menjadi ajang penentuan, siapa yang akan melangkah ke final play-off dan mendekati peluang untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Belanda hanya memiliki satu jatah untuk UEFA Conference League 2025/2026, membuat laga ini sangat krusial.
Bek kiri NEC Nijmegen, Calvin Verdonk, menyampaikan keyakinannya menjelang laga hidup-mati melawan FC Twente.
Ia menegaskan bahwa timnya sudah berada pada jalur yang tepat dan siap memberikan kejutan.
“Kami tahu kami akan memainkan tiga pertandingan dan mendapatkan sembilan poin. Fakta bahwa itu benar-benar berhasil tentu saja luar biasa,” ujar Verdonk, dikutip dari Forza NEC.
Pemain berusia 28 tahun itu menyadari tantangan yang ada, namun tetap percaya diri bisa menyingkirkan Twente dan melangkah ke final play-off.
“Saya melihat peluang kami 50-50. Kami selalu bermain bagus melawan tim-tim papan atas. Selama beberapa tahun berturut-turut, kami selalu menyulitkan Twente. Saya rasa mereka tidak senang kami ke sana,” katanya.
Veron menambahkan, timnya tidak hanya ingin menjadi pelengkap di babak play-off, melainkan berniat penuh untuk menang dan menembus kompetisi antarklub Eropa.
“Rasanya senang bisa mencapai babak play-off, tentu tidak hanya ingin berpartisipasi, tapi juga ingin menang. Dalam kompetisi ini, siapa pun bisa mengalahkan siapapun, terutama dalam pertandingan jenis ini. Hal-hal gila selalu terjadi di babak play-off. Kami datang ke sana dengan penuh percaya diri,” tambah mantan pemain Feyenoord itu.
Baca Juga: Calvin Verdonk Ungkap Perbandingan di Tim Kepelatihan Baru Timnas Indonesia
Di sisi lain, Mees Hilgers datang dengan status sebagai pemain Timnas Indonesia yang mencatat prestasi tertinggi di Eredivisie musim ini.
FC Twente yang ia bela konsisten tampil solid dan lebih unggul dibanding NEC secara peringkat dan performa.
Dengan bermain di kandang sendiri, FC Twente tentu diunggulkan. Namun sejarah pertemuan yang ketat dengan NEC bisa jadi batu sandungan.
Selain itu, siapa pun pemenang dari laga Mees Hilgers vs Calvin Verdonk akan berhadapan dengan pemenang duel antara AZ Alkmaar melawan SC Heerenveen di babak final play-off.
Artinya, jalan menuju UEFA Conference League masih cukup panjang dan penuh tantangan.
Baca Juga: Cetak Gol Perdana Musim Ini, Calvin Verdonk Bantu NEC Nijmegen Bantai Lawan Di Kandang
Jika salah satu dari mereka berhasil melangkah ke UECL, itu akan menjadi pencapaian besar bagi pemain berdarah Indonesia di level Eropa.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiket, tapi juga ajang pembuktian kapasitas pemain Timnas di kancah benua biru. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni