RADARTUBAN - Tijjani Reijnders resmi gabung Manchester City pada Rabu (11/6), sebuah langkah yang dinilainya sebagai peluang besar dalam karier profesionalnya.
Dalam wawancara di situs resmi klub, Reijnders menegaskan ketertarikannya untuk bekerja di bawah asuhan Pep Guardiola.
"Ini kesempatan besar bagi saya," ujar Reijnders.
Gelandang asal Belanda tersebut menyebut Guardiola sebagai salah satu alasan utama ia memilih Manchester City.
Ia mengaku telah mengagumi sang pelatih sejak masa kejayaannya bersama Lionel Messi di Barcelona.
Menurutnya, gaya bermain City sangat cocok dengan karakternya sebagai gelandang box-to-box.
"Saya telah mengikutinya sejak ia melatih Barcelona bersama Lionel Messi. Cara ia bermain di sana dan bagaimana ia membawanya ke sini adalah sesuatu yang membuat saya sangat bersemangat untuk bermain untuk Manchester City," lanjut Reijnders.
Tak hanya soal pelatih, ambisi besar Manchester City juga menjadi pertimbangan penting bagi Reijnders.
Ia menilai City sebagai tempat ideal untuk berkembang menjadi gelandang yang lebih komplet dan berprestasi.
"Yang pasti, untuk mengembangkan diri sebagai gelandang, menjadi gelandang yang lebih komplet. Sepak bola adalah tentang memenangkan hadiah, dan saya berharap untuk memenangkan hadiah sebanyak mungkin di sini bersama Manchester City," tegasnya.
Musim 2024/25 menjadi momen gemilang bagi Reijnders. Ia terpilih sebagai Gelandang Terbaik Serie A
Performa impresifnya bersama AC Milan, dengan catatan 15 gol dari 54 pertandingan, dua kali lipat dari rekor terbaiknya sebelumnya.
Menurut Reijnders, filosofi bermain Manchester City sangat sejalan dengan kekuatannya di lapangan.
Ia merasa sistem permainan yang mendominasi dan menyerang bisa mengeluarkan potensi terbaiknya.
"Semua orang tahu bagaimana Manchester City bermain secara umum dengan gaya bermainnya. Mendominasi di lapangan melawan lawan dan memainkan sepak bola menyerang. Itulah yang paling cocok untuk saya," tuturnya.
Sebagai gelandang box-to-box, Reijnders terbiasa membangun serangan dari belakang, mengalirkan bola ke depan, dan bahkan sesekali mencetak gol.
Gaya ini dipandang Guardiola cocok dengan kebutuhan taktik City musim depan.
Tijjani Reijnders akan menjalani kontrak berdurasi lima tahun di Manchester City.
Ia juga mendapatkan gaji sebesar 8 juta euro per musim, dua kali lipat dari yang ia terima di AC Milan.
Saat diwawancarai media Belanda, Reijnders tak bisa menyembunyikan antusiasmenya untuk segera menyelesaikan proses medis dan memulai petualangan barunya di Inggris.
"Saya tidak bisa menunggu lebih lama lagi," ungkapnya.
Reijnders juga menegaskan bahwa salah satu target utamanya bersama City adalah tampil di ajang Piala Dunia Antarklub, sebuah kompetisi yang ingin ia jalani demi menambah koleksi gelarnya.
"Tujuannya adalah agar saya bisa berpartisipasi di Piala Dunia Antarklub bersama City," tambah mantan pemain AZ Alkmaar itu.
Tijjani Reijnders resmi gabung Manchester City bukan hanya menjadi kabar besar bagi publik sepak bola Inggris, tetapi juga sinyal kuat bahwa City ingin terus memperkuat lini tengahnya.
Di bawah arahan Pep Guardiola, dan dengan pengalaman sebagai Gelandang Terbaik Serie A, Reijnders siap menjawab tantangan dan membantu City meraih kejayaan, termasuk di panggung Piala Dunia Antarklub. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni