RADARTUBAN - Persib Bandung terus berbenah untuk menghadapi BRI Liga 1 musim 2025/2026.
Sebagai juara bertahan, Maung Bandung tidak tinggal diam dan langsung mengambil langkah serius untuk menyempurnakan skuad.
Dari mendatangkan wajah baru hingga melepas sejumlah nama besar, semua dilakukan demi membangun tim yang lebih kompetitif dan berprestasi.
Salah satu langkah besar yang dilakukan adalah merekrut Saddil Ramdani. Pemain sayap andalan Timnas Indonesia itu resmi diperkenalkan pada 11 Juni 2025 sebagai amunisi anyar Persib.
Pemain berusia 26 tahun ini dikontrak selama tiga tahun dan akan memperkuat lini tengah dalam proses regenerasi tim.
Saddil didatangkan berdasarkan rekomendasi pelatih kepala Bojan Hodak, yang sudah lama mengamati performanya di level internasional.
Harapan besar disematkan pada eks pemain Sabah FC ini, mengingat kontribusinya yang luar biasa, 88 penampilan, 22 gol, dan 30 assist di Liga Super Malaysia.
Manajemen klub, lewat CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa kehadiran Saddil diharapkan mampu menambah daya gedor sekaligus memperkaya taktik permainan tim.
Selain itu, Persib juga mempertahankan dua pemain kunci, Beckham Putra dan Marc Klok, dengan memperpanjang kontrak mereka.
Kedua pemain ini dianggap sebagai fondasi penting dalam skuad, dan kabar kelanjutan kerja sama mereka disambut antusias oleh Bobotoh.
Namun di tengah proses regenerasi, Persib juga harus melepas sejumlah pilar. Total ada 12 pemain dan satu pelatih yang resmi berpisah dari tim.
Di antara mereka terdapat nama-nama berpengaruh seperti Ciro Alves, Nick Kuipers, Kevin Ray Mendoza, Ahmad Agung, dan Victor Igbonefo.
Beberapa pemain asing lainnya seperti Mateo Kocijan, Tyronne del Pino, Gervane Kastaneer, Edo Febriansah, Ryan Kurnia, dan Gustavo Franca juga telah angkat kaki dari klub.
Bahkan Rachmat Irianto, yang kabarnya akan bergabung dengan Persebaya, turut masuk daftar pemain yang hengkang.
Tak hanya pemain, staf pelatih juga mengalami perubahan. Pelatih kiper Luizinho Passos mengakhiri kebersamaannya dengan tim di momen transisi ini.
Langkah paling mencolok adalah keputusan manajemen untuk mengakhiri kontrak David da Silva.
Padahal, kontrak penyerang asal Brasil itu masih tersisa satu musim lagi. Keputusan tersebut menjadi akhir dari era seluruh pemain asing yang memperkuat Persib pada musim 2024/2025.
David da Silva sendiri merupakan sosok sentral dalam perjalanan dua gelar juara beruntun yang diraih Persib, menjadikannya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah terbaru klub.
Perombakan besar ini menjadi sinyal kuat bahwa Persib tidak ingin sekadar bertahan di papan atas. Klub tengah menyiapkan fondasi baru untuk menghadapi persaingan ketat musim depan.
Meski ditinggal banyak pemain bintang, keputusan ini dianggap sebagai bagian dari strategi jangka panjang yang matang.
Persib menunjukkan keberanian dalam mengambil langkah penting, demi memastikan keberlangsungan prestasi sekaligus regenerasi skuad.
Dengan wajah baru dan semangat baru, Persib Bandung siap kembali menjadi kekuatan dominan di pentas sepak bola nasional.
Bobotoh tentu berharap bahwa semua perubahan ini akan membawa tim kesayangannya ke level yang lebih tinggi di musim yang akan datang. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni