RADARTUBAN - Tim nasional Indonesia akan menghadapi ujian berat pada babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Di fase ini, Skuad Garuda harus bersaing dengan lima negara kuat, Qatar, Arab Saudi, Irak, Uni Emirat Arab (UEA), dan Oman, demi memperebutkan dua tiket langsung menuju ajang akbar sepak bola dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Menariknya, jika dilihat dari peringkat FIFA dan nilai pasar skuad, Indonesia menempati posisi unik.
Meskipun tercatat sebagai tim dengan peringkat FIFA terendah di antara semua peserta babak ini, Indonesia justru berada di posisi kedua dalam hal nilai pasar pemain.
Berdasarkan data terbaru yang dihimpun oleh Transfermarkt, berikut adalah perbandingan nilai pasar keenam negara kontestan babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia:
1. Uni Emirat Arab (UEA) - Ranking FIFA: 69 - Nilai pasar tim: €46 juta atau sekitar Rp866 miliar
Timnas UEA hadir dengan modal besar dalam hal pengalaman dan komposisi pemain.
Beberapa pemain naturalisasi menjadi andalan, termasuk Fabio Lima yang masih menjadi tulang punggung tim.
Di sisi pelatih, mereka ditangani oleh Cosmin Olaroiu, sosok yang sarat pengalaman di kawasan Timur Tengah dan dikenal mampu meramu tim dengan pendekatan taktis yang matang.
2. Indonesia - Ranking FIFA: 123 - Nilai pasar tim: €30,35 juta atau sekitar Rp571 miliar
Secara mengejutkan, Indonesia memiliki nilai pasar tertinggi kedua meskipun menempati posisi paling buncit dalam peringkat FIFA di antara grup ini.
Hal ini tidak terlepas dari keberadaan banyak pemain Indonesia yang kini bermain di luar negeri atau pemain abroad, seperti Jay Idzes, Thom Haye, Rafael Struick, dan Ivar Jenner.
Di bawah arahan pelatih baru, Patrick Kluivert, timnas Indonesia juga menunjukkan kemajuan pesat baik dalam aspek teknis permainan maupun mental bertanding.
3. Qatar - Ranking FIFA: 55 - Nilai pasar tim: €24 juta atau sekitar Rp451 miliar
Sebagai juara Piala Asia 2019 dan tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar tetap menjadi kekuatan besar di kawasan Asia.
Walaupun penampilan mereka pada babak ketiga sebelumnya dianggap belum memuaskan, hadirnya Julen Lopetegui sebagai pelatih baru diyakini bisa membawa angin segar.
Pemain bintang seperti Almoez Ali dan Hassan Al-Haydos tetap menjadi tumpuan utama tim.
4. Irak - Ranking FIFA: 59 - Nilai pasar tim: €14,9 juta atau sekitar Rp280 miliar
Tim berjuluk "Singa Mesopotamia" ini kini diperkuat oleh banyak pemain muda potensial, di antaranya Youssef Amyn dan Ali Jasim.
Posisi pelatih kini diisi oleh Graham Arnold, yang sebelumnya menangani timnas Australia.
Pengalaman Arnold dalam menangani tim Asia menjadi harapan untuk membentuk Irak sebagai kekuatan baru yang patut diperhitungkan.
Baca Juga: Ruang Ganti Timnas Indonesia Sunyi Usai Dibantai Jepang 6-0, Evaluasi Menyeluruh Masih Menanti
5. Arab Saudi - Ranking FIFA: 58 - Nilai pasar tim: €27 juta atau sekitar Rp508 miliar
Meski tidak dijabarkan secara lengkap dalam daftar nilai pasar Transfermarkt, Arab Saudi dikenal sebagai salah satu tim dengan fondasi kuat di Asia.
Hampir seluruh pemainnya bermain di liga domestik yang memiliki kualitas infrastruktur tinggi.
Arab Saudi juga dikenal sebagai tim yang paling konsisten dalam hal lolos ke ajang Piala Dunia dari zona Asia.
6. Oman - Ranking FIFA: 77 - Nilai pasar tim: €9,18 juta atau sekitar Rp172 miliar
Oman menjadi tim dengan nilai pasar paling rendah dibandingkan lima tim lainnya.
Meski begitu, semangat juang dan kedisiplinan permainan menjadi kekuatan utama tim ini.
Muhsen Al-Ghassani, salah satu striker andalan Oman, akan menjadi pemain kunci yang harus diwaspadai lawan.
Dengan peta persaingan seperti ini, tidak berlebihan jika menyebut grup Indonesia sebagai grup neraka.
Meskipun demikian, dengan skuad bertalenta dan pelatih kaliber dunia seperti Patrick Kluivert, Indonesia punya peluang untuk menciptakan kejutan.
Selain faktor nilai pasar pemain yang tinggi, momentum positif dari performa di babak sebelumnya juga menjadi bekal penting. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni