RADARTUBAN - Musim panas ini, Manchester United aktif di bursa transfer awal musim 2025/2026 demi memperbaiki performa buruk pada musim sebelumnya.
Klub berjuluk Setan Merah ini memang menjalani kampanye mengecewakan di musim 2024/2025, membuat manajemen harus bergerak cepat dan tegas.
Pada musim 2024/2025, Manchester United gagal memenuhi ekspektasi besar yang dibebankan kepada mereka.
Alih-alih bersaing memperebutkan gelar, klub asuhan Erik ten Hag justru mengakhiri musim dengan sederet catatan minor.
Mereka terhenti di putaran kelima Piala FA, tersingkir di perempat final Carabao Cup, serta finis di peringkat ke-15 klasemen akhir Liga Inggris.
Yang paling menyakitkan tentu terjadi di Liga Europa. Dalam partai final yang digelar di Estadio San Mames pada 22 Mei 2025, United harus mengakui keunggulan Tottenham Hotspur dengan skor tipis 0-1.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan telak sekaligus cermin bahwa perombakan besar dibutuhkan.
Sebagai respons atas hasil mengecewakan itu, Manchester United aktif di bursa transfer awal musim 2025/2026 dengan mendatangkan pemain baru.
Nama pertama yang telah resmi bergabung adalah Matheus Cunha dari Wolverhampton Wanderers.
Striker asal Brasil itu didatangkan dengan mahar mencapai 74,2 juta euro.
Cunha diyakini bisa menambah daya gedor lini serang Setan Merah, yang musim lalu kerap tampil mandul dalam laga-laga penting.
Dengan pengalaman bermain di Premier League, adaptasi Cunha diyakini tidak akan memakan waktu lama.
Selain itu, tim berjuluk setan merah juga mendatangkan pemain baru lainnya. Ia adalah Diego Leon yang resmi didatangkan dari klub asal Paraguay, Cerro Porteno.
Tak hanya mendatangkan pemain baru, klub juga melepas beberapa nama yang sudah tidak masuk dalam rencana jangka panjang.
Jonny Evans memutuskan pensiun, sedangkan Christian Eriksen dan Victor Lindelof tidak diperpanjang kontraknya dan saat ini berstatus tanpa klub.
Langkah perombakan skuad ini menunjukkan bahwa Manchester United aktif di bursa transfer awal musim 2025/2026, tidak hanya dalam hal perekrutan, tetapi juga dalam membersihkan pemain yang dianggap kurang kontribusi.
Manajemen Setan Merah jelas tak ingin mengulang kegagalan musim lalu. Dengan mulai aktif di pasar transfer, mereka berupaya membangun skuad yang lebih kompetitif untuk musim 2025/2026.
Harapannya, Manchester United bisa kembali bersaing di papan atas Premier League dan tampil maksimal di kompetisi Eropa.
Penguatan tim melalui rekrutmen strategis menjadi prioritas utama.
Masuknya Matheus Cunha bisa menjadi sinyal awal bahwa Manchester United aktif di bursa transfer awal musim 2025/2026 bukan hanya sebagai pelengkap, tetapi sebagai bentuk keseriusan menatap musim baru. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni