Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Theerathon Bunmathan Masih Ingin Bela Timnas Thailand Meski Sudah Tak Lagi Dipanggil

Bihan Mokodompit • Senin, 23 Juni 2025 | 19:05 WIB
Pemain asal Thailand, Theeraton Bunmatan, yang masih berharap bisa membela timnas Thailand di ajang bergengsi.
Pemain asal Thailand, Theeraton Bunmatan, yang masih berharap bisa membela timnas Thailand di ajang bergengsi.

RADARTUBAN - Theerathon Bunmathan masih ingin membela Timnas Thailand, meskipun sudah lama tak dipanggil skuad utama dan usianya tak lagi muda.

Gelandang bertahan senior ini tetap menegaskan komitmennya terhadap War Elephants, kendati performanya di lapangan sudah tidak seimpresif masa jayanya.

Theerathon Bunmathan merupakan salah satu pemain dengan caps terbanyak dalam sejarah Timnas Thailand.

Tercatat, dia sudah bermain dalam 106 pertandingan dan menyumbang tujuh gol sejak debut internasionalnya pada Agustus 2010.

Meskipun saat ini telah menginjak usia 35 tahun, pemain milik Buriram United itu belum menyatakan pensiun dari level internasional.

Namun, penurunan performa fisik dan kemampuan di lapangan membuatnya tak lagi masuk radar pelatih kepala Masatada Ishii.

Hal itu terlihat dari absennya nama Theerathon di Piala AFF 2024 dan kualifikasi Piala Asia 2027.

Pertandingan terakhirnya bersama Timnas Thailand terjadi pada 11 Juni 2024 saat menghadapi Singapura dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Walau tidak dipanggil, Theerathon Bunmathan menegaskan bahwa dirinya belum menyerah.

Dalam sebuah wawancara yang dikutip dari Soha pada Minggu (22/6/2025), ia menyampaikan:

"Bermain untuk tim nasional selalu menjadi impian saya. Saya tidak pernah mengatakan akan pensiun dari tim nasional," tegas Theerathon.

"Saya akan tetap siap jika dipanggil untuk kualifikasi Piala Asia, Piala Dunia, atau turnamen lainnya. Saya hanya mengatakan bahwa saya tidak akan bermain di Piala AFF lagi," tambah dia.

Pernyataan tersebut memicu pro dan kontra di kalangan pecinta sepak bola Thailand.

Ada yang menganggap waktunya telah habis, namun tak sedikit pula yang menghargai dedikasinya terhadap Timnas Thailand.

Meski tidak tampil di Piala AFF 2024, Theerathon Bunmathan punya alasan logis.

Thailand memang dominan di turnamen tersebut dengan tujuh gelar, namun terakhir kali mereka tumbang dari Vietnam dengan agregat 3-5.

Kondisi itu memunculkan wacana bahwa sepak bola Thailand perlu beralih fokus ke Piala Asia atau Kualifikasi Piala Dunia demi level yang lebih kompetitif.

Namun ada pula yang berpendapat opini Theerathon Bunmathan itu tidak salah. Satu sisi, gelandang ini sudah 3 kali menjuarai Piala AFF.

Sementara di sisi lain, sepak bola Thailand seharusnya lebih fokus kepada turnamen kontinental seperti Piala Asia atau kualifikasi Piala Dunia untuk memperbaiki tim. 

Theerathon tidak hanya berjaya di dalam negeri bersama Muangthong United dan Buriram United, tapi juga sempat mencicipi ketatnya kompetisi Jepang. Ia membela Vissel Kobe dan Yokohama F. Marinos.

Bahkan, dia sukses menjuarai J.League bersama Yokohama dan masuk dalam Tim Terbaik Asia Dekade 2011–2020.

Kendati sempat dikritik karena gaya bermain kerasnya, Theerathon tetap menjadi salah satu gelandang terbaik di Asia Tenggara dalam satu dekade terakhir.

Konsistensinya di level klub dan pengalaman panjang di level internasional menjadi bukti dedikasi dan kualitasnya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#piala dunia #aff #Theerathon Bunmathan #thailand #timnas