RADARTUBAN- Klub peserta Segunda División Spanyol, Cadiz CF, secara tak terduga memicu antusiasme penggemar sepak bola Indonesia lewat unggahan interaktif di akun Instagram resminya @cadizclubdefutbol.
Dalam unggahan itu, Cadiz mengajak warganet memilih pemain asal Indonesia yang layak direkrut ke skuad mereka.
“Kalau kamu bisa merekrut satu pemain Indonesia untuk Cadiz CF, siapa yang akan kamu pilih?” tulis akun resmi Cadiz, disertai ajakan, “Like kalau kamu ingin melihat pemain Indonesia bermain di klub kami!”
Melalui akun X Indonesia mereka, @Cadiz_CFID, klub ini pun menunjukkan ketertarikan nyata pada potensi pemain dari Tanah Air.
Tak butuh waktu lama, kolom komentar langsung dibanjiri dengan nama Rizky Ridho, bek tengah andalan Timnas Indonesia yang kini bermain untuk Persija Jakarta.
Nama Justin Hubner juga turut disebut, namun dominasi dukungan mengarah pada Ridho.
Pemain berusia 23 tahun ini dikenal memiliki kualitas teknis yang solid, kepemimpinan yang matang, serta catatan 45 caps bersama tim nasional.
Dengan tinggi 183 cm dan kemampuan membaca permainan yang kuat, Ridho dianggap siap untuk menembus kompetisi Eropa.
Meski saat ini masih terikat kontrak dengan Persija hingga 2026, masa depan Ridho tetap menjadi perbincangan.
Berdasarkan regulasi, ia dapat bernegosiasi dengan klub luar enam bulan sebelum masa kontraknya habis.
Sejak dua tahun terakhir, desakan agar Ridho “abroad” terus bermunculan, didorong performa stabilnya di level klub maupun timnas.
Cadiz CF, yang musim lalu finis di posisi ke-13 Segunda División, tampaknya ingin membangun kedekatan dengan pasar Asia Tenggara.
Unggahan ini dinilai sebagai langkah awal menjajaki pasar Indonesia, sekaligus membuka peluang talenta muda seperti Ridho untuk mencicipi atmosfer kompetisi Eropa.
Apakah ini sekadar strategi engagement atau benar-benar pintu peluang bagi pemain Indonesia? Waktu yang akan menjawabnya.
Namun yang pasti, antusiasme publik telah membuktikan bahwa harapan melihat pemain lokal berlaga di Eropa makin menguat. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni