RADARTUBAN – Klub raksasa Serie A, AC Milan, tak hanya dikenal sebagai gudangnya trofi, tetapi juga melahirkan striker-striker legendaris yang ditakuti di Eropa.
Para penyerang ini bukan sekadar pencetak gol, tapi ikon yang membentuk sejarah kejayaan Rossoneri.
Mulai dari Andriy Shevchenko yang mematikan, hingga Zlatan Ibrahimović yang karismatik.
Berikut ini deretan attacante paling hebat dan melegenda dalam sejarah AC Milan, lengkap dengan periode bermain dan total gol yang mereka cetak.
1. Gunnar Nordahl (1949–1956)
Gol: 221
Striker asal Swedia ini adalah top skor sepanjang masa AC Milan hingga kini.
Dengan 221 gol dalam 268 pertandingan, Nordahl adalah simbol efisiensi dan kekuatan lini depan era 50-an.
Ia juga lima kali menyabet gelar Capocannoniere (top skor Serie A)
2. Andriy Shevchenko (1999–2006 & 2008–2009)
Gol: 175
Legenda Ukraina ini adalah idola San Siro awal 2000-an. Sheva meraih Ballon d’Or 2004 dan mempersembahkan Liga Champions 2002/03 untuk Milan.
Penyelesaian klinis dan duel satu lawan satu jadi senjatanya.
3. Filippo Inzaghi (2001–2012)
Gol: 126
Si raja offside yang tak kenal lelah. Super Pippo dikenal dengan insting predator di kotak penalti.
Meski tak flashy, gol-golnya sangat menentukan. Ia mencetak dua gol di final Liga Champions 2007 yang membawa Milan menumbangkan Liverpool.
4. José Altafini (1958–1965)
Gol: 161
Striker berdarah Brasil-Italia ini tampil brilian di era 60-an. Gol-golnya membawa Milan juara Serie A dan Piala Champions 1962/63.
Altafini dikenal dengan akselerasi kilat dan penyelesaian akhir yang tajam.
5. Gianni Rivera (1959–1979)
Gol: 164
Meski berposisi lebih ke gelandang serang, Rivera dikenal sebagai jantung permainan Milan dan rajin mencetak gol penting.
Ia adalah ikon Milan klasik dengan loyalitas tinggi dan gaya bermain elegan.
6. Marco van Basten (1987–1995)
Gol: 125
Sang “swan of Utrecht” adalah perpaduan sempurna antara teknik, heading, dan finishing.
Van Basten membantu Milan meraih 3 trofi Serie A dan 2 Liga Champions. Sayangnya, kariernya dipangkas cedera di usia 30 tahun.
7. George Weah (1995–2000)
Gol: 58
Peraih Ballon d’Or 1995 ini adalah striker Afrika pertama yang meraih penghargaan tersebut.
Weah dikenal dengan kecepatan luar biasa dan daya jelajah dari lini belakang ke gawang lawan. Gol solo run-nya vs Verona jadi legenda tersendiri.
8. Alexandre Pato (2007–2013)
Gol: 63
Meski kariernya singkat karena cedera, Pato adalah simbol harapan baru Milan pasca Sheva.
Ia mencetak banyak gol indah dan pernah jadi bintang muda paling bersinar di Eropa.
9. Jean-Pierre Papin (1992–1994)
Gol: 31
Legenda Prancis ini datang ke Milan usai meraih Ballon d’Or. Meski masa mainnya tak lama, ia tetap meninggalkan jejak dengan kemampuan finishing mematikan.
10. Zlatan Ibrahimović (2010–2012 & 2020–2023)
Gol: 93
The King Ibra bukan hanya pencetak gol, tapi pengangkat mentalitas juara. Dua periode membela Milan, ia bantu merebut dua gelar Scudetto dan jadi pemimpin ruang ganti.
Dengan gaya flamboyan dan karisma, Ibra adalah ikon modern Rossoneri.
Deretan nama di atas hanyalah sebagian dari striker elit yang pernah berkostum Merah-Hitam.
AC Milan memang tak pernah kehabisan talenta mematikan di lini depan.
Dari era klasik hingga modern, Rossoneri selalu punya “pembunuh berdarah dingin” di kotak penalti. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni