Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Deretan Pemain Asia yang Pernah dan Masih Berkiprah di Serie A: Dari Legenda Jepang hingga Idola Indonesia

Tulus Widodo • Rabu, 2 Juli 2025 | 15:14 WIB

 

Dari Taremi hingga Jay Idzes, Siap Cetak Sejarah di Liga Italia!
Dari Taremi hingga Jay Idzes, Siap Cetak Sejarah di Liga Italia!

RADARTUBAN – Serie A bukan hanya panggung para maestro Eropa dan Amerika Latin. Asia juga punya jejak kuat di salah satu liga terbaik dunia ini.

Dari masa lalu hingga kini, sederet pemain Asia telah mencatatkan sejarah di tanah Italia—baik sebagai pionir, pemain kunci, hingga inspirasi generasi baru.

Berikut ini ulasan lengkap pemain Asia yang pernah maupun yang hingga kini masih berkiprah di Serie A, dari era awal 2000-an hingga musim 2025/2026!

MASIH AKTIF: Asia di Serie A Musim 2025/2026

Mehdi Taremi (Iran) – Inter Milan

Posisi: Striker

Status: Bergabung sejak 2024 dari Porto.

Catatan: Mencetak gol penting di Serie A dan tampil cemerlang di Liga Champions.

Daya Tarik: Taremi adalah simbol bahwa pemain Asia bisa jadi match-winner di level elite Eropa.

Zion Suzuki (Jepang) – Parma

Posisi: Penjaga gawang utama

Fakta: Dipuji karena penyelamatan krusial yang membawa Parma menjauh dari degradasi.

Spesial: Jadi ikon baru bagi Jepang dalam pos kiper, sesuatu yang jarang terjadi.

Jay Idzes (Indonesia) – Venezia

Posisi: Bek tengah

Prestasi: Pemain Indonesia pertama yang mencetak gol di Serie A (vs Juventus, 2024).

Popularitas: Meningkat tajam di kalangan fans Asia Tenggara.

Eldor Shomurodov (Uzbekistan) – AS Roma

Posisi: Striker

Peran: Opsi cadangan rotasi Mourinho, tapi tetap kontributif dalam laga penting.


Ali Jasim (Iraq) – Como

Posisi: Winger muda

Status: Debutan baru dengan potensi besar di usia 20 tahun.

 

PERNAH MONCER: Jejak Pemain Asia di Serie A

Hidetoshi Nakata (Jepang) – Perugia, Roma, Parma, Bologna

Era: 1998–2006

Prestasi: Juara Serie A bersama AS Roma (2000/01), dikenal sebagai ikon Asia pertama di Serie A.

Warisan: Bintang global, pemain Asia pertama yang benar-benar "dijual mahal" ke klub elite.

Lee Seung-woo (Korea Selatan) – Hellas Verona

Era: 2017–2019

Julukan: "Messi dari Korea Selatan", eks-La Masia.

Sayangnya: Gagal bersinar secara konsisten dan kini bermain di liga Asia.

Ahn Jung-hwan (Korea Selatan) – Perugia

Fakta Unik: Dipecat setelah cetak gol kemenangan Korea Selatan atas Italia di Piala Dunia 2002.

Kontroversial: Jadi simbol konflik nasionalisme vs profesionalisme.

Yuto Nagatomo (Jepang) – Inter Milan

Era: 2011–2018

Peran: Bek kiri andalan selama 7 musim.

Kontribusi: Pemain Jepang paling stabil di Serie A dalam satu dekade terakhir.

Keisuke Honda (Jepang) – AC Milan

Era: 2014–2017

Status: Ikon Asia pertama di Milan pasca-Kaka.

Gaya: Tendangan bebas mematikan dan dikenal cerdas secara taktik.

Kenapa Serie A Jadi Magnet Pemain Asia?

1. Gaya Taktikal Cocok: Pemain Asia terkenal disiplin dan pekerja keras, sesuai dengan kebutuhan Serie A.

2. Pasar Komersial: Klub-klub Italia sadar akan potensi pasar Asia—baik penjualan jersey, hak siar, hingga fanbase digital.

3. Level Tantangan Tinggi: Serie A jadi arena pembuktian kualitas teknis, fisik, dan mental.

Dulu, pemain Asia dipandang sebelah mata di Serie A. Tapi sekarang? Mereka bisa jadi pahlawan, dari Jay Idzes hingga Mehdi Taremi.

Dengan performa yang terus meningkat, jangan heran jika dalam waktu dekat lebih banyak talenta Asia meramaikan Serie A.

Liga Italia Serie A bukan lagi panggung eksklusif Eropa. Kini Asia pun turut bermain—dan menang. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#amerika #Pemain Asia #Liga Italia #asia #eropa #jay idzes #serie A #Mehdi Taremi #Indonesia