Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Raja Assist Serie A: Inilah 10 Playmaker Paling Hebat yang Pernah Mengguncang Italia, dari Pirlo hingga Kaka

Tulus Widodo • Jumat, 4 Juli 2025 | 15:12 WIB
10 Playmaker Terbaik Sepanjang Sejarah Serie A
10 Playmaker Terbaik Sepanjang Sejarah Serie A

RADARTUBAN – Serie A dikenal sebagai panggung para jenderal lapangan tengah yang tak hanya brilian dalam visi bermain, tapi juga mematikan lewat umpan-umpan terukur dan kreativitas tiada tanding.

Meski Serie A sering diidentikkan dengan pertahanan kokoh ala Catenaccio, namun sejarah membuktikan: tanpa playmaker hebat, klub-klub Italia tak akan pernah berjaya di Eropa maupun dunia.

Berikut ini deretan 10 playmaker paling hebat sepanjang sejarah Serie A yang tak hanya memanjakan striker lewat assist, tapi juga mengubah wajah permainan timnya.

1. Andrea Pirlo (AC Milan, Juventus)

Sulit membantah bahwa Pirlo adalah arsitek lini tengah paling elegan dalam sejarah Italia.

Visi luar biasa, passing akurat, dan kontrol permainan yang menghipnotis menjadikannya maestro sejati.

Pirlo adalah definisi regista murni yang membuat tempo Serie A seakan menari sesuai iramanya.

Prestasi: 6 Scudetto, 2 Liga Champions

2. Francesco Totti (AS Roma)

Lebih dari sekadar ikon Roma, Totti adalah definisi loyalitas dan kreativitas dalam satu paket.

Meski bukan playmaker konvensional, perannya sebagai trequartista sangat vital.

Umpan terobosan, lob brilian, hingga gol spektakuler – Totti punya semuanya.

Prestasi: 1 Scudetto, top skor sepanjang masa AS Roma

3. Zinedine Zidane (Juventus)

Sebelum jadi pelatih juara di Real Madrid, Zidane adalah penyihir lini tengah Juventus.

Gerakan tenangnya, first touch kelas dunia, dan ketajaman dalam menciptakan peluang menjadikannya aset langka Serie A di akhir 90-an.

Prestasi: 2 Scudetto, Pemain Terbaik Dunia 1998

4. Diego Maradona (Napoli)

Mungkin tidak banyak yang menyebut Maradona sebagai playmaker, tapi siapa pun yang menyaksikan Napoli 1980-an tahu: dialah otak segalanya.

Umpan-umpan visioner dan dribel gila-gilaan membuat Napoli dari medioker jadi juara Serie A.

Prestasi: 2 Scudetto, UEFA Cup

5. Kaka (AC Milan)

Gelandang serang penuh kecepatan dan akurasi umpan ini adalah mimpi buruk bek lawan.

Kaka adalah motor serangan AC Milan era emas 2000-an dan mengantarkan klub ke kejayaan Eropa lewat kreativitas tanpa henti.

Prestasi: Ballon d'Or 2007, Liga Champions, Scudetto

6. Dejan Stankovic (Lazio, Inter Milan)

Salah satu pemain underrated, Stankovic adalah nyawa lini tengah di dua klub besar Italia. Perannya sebagai deep-lying playmaker dan finisher jarak jauh menjadikan dia ancaman ganda.

Prestasi: 5 Scudetto, Liga Champions

7. Juan Sebastián Verón (Lazio, Inter, Sampdoria)

Sang 'Brujita' adalah maestro dari Argentina yang dikenal karena umpan akurat, kerja keras, dan pengaruh besar dalam membentuk permainan tim.

Prestasi: 1 Scudetto, UEFA Super Cup

8. Roberto Baggio (Fiorentina, Juventus, Milan, Inter, Brescia)

Bukan hanya striker, Baggio juga berperan besar dalam menciptakan peluang.

Gaya mainnya yang menggabungkan kecepatan berpikir, teknik tinggi, dan insting pembunuh membuatnya salah satu trequartista terbaik di sejarah Serie A.

Prestasi: Ballon d'Or 1993

9. Marek Hamsik (Napoli)

Pemain asal Slovakia ini jadi simbol era modern Napoli. Dengan umpan vertikal tajam dan kepemimpinan luar biasa, Hamsik jadi pengatur tempo sekaligus penyerang kedua yang sangat produktif.

Prestasi: Top skor sepanjang masa Napoli (sebelum diambil alih Mertens) 

10. Paulo Dybala (Juventus, Roma)

Di era sepak bola yang makin cepat dan fisikal, Dybala adalah pengingat bahwa kreativitas tetap vital.

Dengan kaki kiri ajaib dan kecerdikan membaca celah, ia layak disebut playmaker elite Serie A masa kini.

Prestasi: 5 Scudetto, Pemain Terbaik Serie A

Dari Maradona hingga Dybala, playmaker adalah nyawa permainan yang tak selalu mencetak gol, tapi selalu menentukan hasil akhir.

Tanpa mereka, Serie A hanya jadi panggung tak bertuan. Dan selama sepak bola masih hidup di Italia, peran playmaker akan terus menjadi pusat perhatian. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#roberto baggio #regista #maradona #Juventus #zinedine zidane #AC Milan #playmaker terbaik Serie A #Kaka AC Milan #trequartista Serie A #andrea pirlo