Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ini 4 Tim Liga 1 2025/2026 yang Terpaksa Ngungsi karena Krisis Stadion Layak

Tulus Widodo • Sabtu, 5 Juli 2025 | 14:57 WIB
Musim Liga 1 2025/2026, empat tim harus merantau karena stadion tak layak pakai
Musim Liga 1 2025/2026, empat tim harus merantau karena stadion tak layak pakai

RADARTUBAN- Liga 1 Indonesia musim 2025/2026 belum bergulir, tapi sudah ada kabar menarik dan ironis yang menyelimuti kompetisi kasta tertinggi Tanah Air.

Tak tanggung-tanggung, empat klub kontestan Liga 1 resmi berstatus setengah musafir karena tak bisa bermain di stadion kandang mereka sendiri. Alasannya?

Mulai dari renovasi besar-besaran, krisis infrastruktur stadion daerah, hingga tak lolosnya standar verifikasi Liga.

Fenomena ini menyoroti belum meratanya fasilitas sepak bola nasional, bahkan di level klub profesional.

Padahal, status home advantage seringkali menjadi kunci penting dalam perebutan poin. Siapa saja mereka?

1. Persik Kediri: Terusir Sementara ke Sidoarjo

Kandang Asli: Stadion Brawijaya, Kediri

Home Based Sementara: Stadion Gelora Delta, Sidoarjo

Persik Kediri harus meninggalkan kota kelahiran mereka karena Stadion Brawijaya tengah direnovasi besar.

Manajemen memilih Stadion Gelora Delta Sidoarjo sebagai home base sementara, meskipun jaraknya mencapai lebih dari 90 kilometer dari Kediri.

Tak ayal, hal ini memengaruhi atmosfer fanatik suporter Macan Putih yang harus rela melakukan perjalanan jauh demi mendukung tim kesayangannya.

 

2. PSBS Biak: Menyeberang ke Jalak Harupat, Bandung

Kandang Asli: Stadion Cenderawasih, Biak Numfor

Home Based Sementara: Stadion Si Jalak Harupat, Bandung

Klub asal Papua ini menghadapi tantangan berat: minimnya stadion berstandar nasional di Biak.

Akhirnya, manajemen PSBS memilih merantau ke Pulau Jawa, tepatnya di Bandung, untuk menggunakan Stadion Jalak Harupat.

Keputusan ini menjadi ironi karena membuat PSBS praktis kehilangan sentuhan lokal dan dukungan langsung dari warga Biak yang telah lama mendambakan sepak bola level tertinggi hadir di tanah mereka.

Namun, Direktur PT LIB, Ferry Paulus tegas melarang PSBS Biak berkandang di Bandung untuk Liga 1 2025/2026.

PT LIB meminta mereka mencari lokasi lain di Pulau Jawa. Beberapa opsi yang disarankan adalah Bantul, Gresik, atau Lamongan.

Alasan larangan tersebut akan diungkapkan secara resmi oleh PT LIB setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada tanggal 7 Juli.

Dan, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari manajemen klub berjuluk Badai Pasifik terkait keputusan PT LIB tersebut.

3. PSIM Yogyakarta: Ditinggal Mandala Krida, Menepi ke Sleman

Kandang Asli: Stadion Mandala Krida, Yogyakarta

Home Based Sementara: Stadion Maguwoharjo, Sleman

PSIM yang baru promosi ke Liga 1 juga tak bisa memakai kandang historis mereka, Mandala Krida, karena stadion tersebut dinyatakan tidak lolos verifikasi oleh operator liga.

Mereka harus menggunakan Stadion Maguwoharjo, yang selama ini menjadi markas PSS Sleman.

4. PSM Makassar: Kembali Bermarkas di Parepare

Kandang Asli: Stadion Mattoanging (masih dalam proses)

Home Based Sementara: Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare

Juara Liga 1 2022/2023 ini kembali menjadi musafir. Dengan Stadion Mattoanging yang belum rampung direnovasi, PSM harus kembali berkandang di Parepare, kota yang berjarak sekitar 150 kilometer dari Makassar.

Meski demikian, suporter fanatik PSM tetap menunjukkan militansinya dengan terus mengawal tim di luar kandang tradisional mereka.

Daftar Lengkap Home Base Klub Liga 1 Musim 2025/2026:

- Arema FC Stadion Kanjuruhan (Malang)

- Bali United Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar)

- Bhayangkara FC Stadion Sumpah Pemuda (Lampung)

- Borneo FC Stadion Segiri (Samarinda)

- Dewa United Stadion Banten International

- Madura United Gelora Ratu Pamelingan (Pamekasan)

- Malut United Gelora Kie Raha (Ternate)

- Persebaya Gelora Bung Tomo (Surabaya)

- Persib Bandung Gelora Bandung Lautan Api

- Persija Jakarta Jakarta International Stadium

- Persijap Jepara Gelora Bumi Kartini

- Persik Kediri Gelora Delta Sidoarjo

- Persis Solo Stadion Manahan

- Persita Tangerang Indomilk Arena

- PSBS Biak Stadion Jalak Harupat Bandung (sementara)

- PSIM Yogyakarta. Stadion Maguwoharjo (Sleman)

- PSM Makassar Gelora B.J. Habibie (Parepare)

- Semen Padang Gelora Haji Agus Salim

Fenomena tim musafir di Liga 1 bukan kali ini saja terjadi. Namun, saat empat tim sekaligus mengalami situasi serupa, ini mengindikasikan darurat infrastruktur sepak bola nasional.

Jika stadion berkualitas hanya terkonsentrasi di Jawa atau kota besar, maka ketimpangan kompetisi akan terus terjadi.

Diperlukan langkah nyata dari pemerintah daerah, Kemenpora, dan PSSI untuk membangun dan merawat stadion berstandar FIFA secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

Tanpa itu, mimpi sepak bola Indonesia berkelas dunia hanya akan menjadi jargon.

Musim ini, sepak bola Indonesia kembali menghadirkan cerita menarik, unik, dan penuh tantangan.

Empat tim harus berjuang ekstra tanpa atmosfer rumah sendiri. Apakah mereka bisa bertahan dan bahkan bersinar sebagai musafir? Hanya waktu dan semangat juang mereka yang bisa menjawab. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Krisis stadion #persik kediri #Daftar Lengkap Home Base Klub Liga 1 #renovasi #liga 1 indonesia #home advantage #musafir #PSM Makassar #tak lolosnya standar verifikasi Liga