Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Konser Reuni Oasis di Cardiff Jadi Penghormatan Emosional untuk Mendiang Diogo Jota

Bihan Mokodompit • Sabtu, 5 Juli 2025 | 20:21 WIB

Tangkapan kamera penonton konser oasis saat menampilkan gambar mendiang Diogo Jota.
Tangkapan kamera penonton konser oasis saat menampilkan gambar mendiang Diogo Jota.

RADARTUBAN- Grup musik legendaris asal Manchester, Oasis, memberikan penghormatan emosional yang menyentuh hati kepada Diogo Jota, pemain Liverpool yang baru saja meninggal dunia dalam kecelakaan mobil.

Momen mengharukan itu terjadi saat konser reuni pertama Oasis di Stadion Principality, Cardiff, Jumat malam, 4 Juli 2025 waktu setempat.

Dalam penampilan perdana setelah lebih dari satu dekade vakum dari dunia musik, Oasis yang digawangi kakak-beradik Liam dan Noel Gallagher memainkan outro lagu legendaris mereka, Live Forever.

Di saat yang bersamaan, layar raksasa menampilkan gambar jersey Liverpool bernomor punggung 20 milik Diogo Jota, menciptakan suasana haru di tengah riuh konser.

Aksi penghormatan tersebut langsung disambut oleh tepuk tangan panjang dan sorakan penuh emosi dari puluhan ribu penonton yang memadati stadion.

Momen ini menjadi salah satu titik paling emosional dari konser tersebut, membuktikan bahwa musik dan sepak bola bisa bersatu dalam penghormatan tulus kepada sosok yang telah berpulang.

Kabar duka atas meninggalnya Diogo Jota menyebar luas sehari sebelum konser digelar.

Pemain andalan Liverpool itu dilaporkan tewas bersama sang adik, Andre Silva, dalam kecelakaan lalu lintas tragis di Zamora, Spanyol.

Menurut laporan pihak berwenang, keduanya tengah mengendarai mobil Lamborghini yang diduga pecah ban saat menyalip kendaraan lain. Mobil kemudian keluar jalur dan terbakar hebat.

Jenazah Diogo Jota dan Andre Silva dijadwalkan dimakamkan di kampung halaman mereka di Gondomar, dekat Porto, pada Sabtu pagi waktu setempat. Sebelumnya, upacara penghormatan terbuka dan tertutup telah digelar di Capela da Ressurreição pada hari Jumat.

 

Selain suasana haru, konser Oasis juga menyajikan momen-momen nostalgia dengan lagu-lagu seperti Morning Glory, Supersonic, Half the World Away, dan Stand by Me.

Meskipun interaksi dengan penonton tidak terlalu banyak, Liam Gallagher tetap menunjukkan gaya khasnya yang jenaka dan tajam.

Salah satu pernyataan Liam yang menyita perhatian adalah saat ia menyindir kebijakan harga tiket konser.

“Kalian senang, ya? Apakah itu sepadan dengan £40.000 yang kalian bayar untuk tiketnya?” ucapnya dengan nada menyindir.

Pernyataan tersebut merujuk pada sistem dynamic pricing yang diberlakukan Ticketmaster, di mana harga tiket bisa melonjak tinggi tergantung permintaan.

Sebuah kebijakan yang menuai banyak kritik dari para penggemar musik sejak diluncurkan Agustus tahun lalu.

 

Terlepas dari kontroversi, konser malam itu berubah menjadi penghormatan yang hangat dan tulus.

Oasis, yang selama ini dikenal dengan semangat rock yang garang, menampilkan sisi emosional mereka dengan mempersembahkan momen khusus untuk mengenang Diogo Jota. (*)

Kondisi rumah Takbirdha Tsalasiwi Wartyana di Bantulan, Sidoarum, Godean, Sleman, Sabtu (5/7/2025) siang.
Kondisi rumah Takbirdha Tsalasiwi Wartyana di Bantulan, Sidoarum, Godean, Sleman, Sabtu (5/7/2025) siang.
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#grup musik legendaris #kecelakaan mobil #manchester #Liverpool #Oasis #cardiff #diogo jota #konser