RADARTUBAN – Serie A bukan sekadar kompetisi elit sepak bola Eropa, tetapi juga rumah bagi para seniman lapangan hijau yang menjadikan kaki kiri sebagai alat sihir.
Dalam sejarah panjang liga yang sarat taktik dan drama ini, ada sejumlah pemain berkaki kiri yang tak hanya mencuri perhatian, tapi juga mewarnai era keemasan klub-klub Italia.
Beberapa di antaranya menjadi ikon sepanjang masa, dikenal karena tendangan melengkung maut, assist surgawi, hingga gol-gol dari jarak mustahil.
Siapa saja pemain kidal paling sensasional sepanjang sejarah Serie A?
Berikut ulasan lengkap yang wajib diketahui pecinta sepak bola sejati
1. Diego Armando Maradona (Napoli)
- Argentina | Posisi: Playmaker / Second Striker
- Era Serie A: 1984–1991
Tak ada daftar pemain kidal Serie A yang sah tanpa nama Maradona di posisi teratas.
Dengan kaki kiri surgawi, ia membangkitkan Napoli dari tim medioker menjadi juara Serie A dua kali.
Gaya bermainnya ikonik: dribel tak tertandingi, tendangan bebas akurat, dan gol-gol magis yang sulit dilupakan.
Hingga kini, namanya tetap jadi legenda hidup di San Paolo—yang kini berubah nama menjadi Stadio Diego Armando Maradona.
2. Alessandro Del Piero (Juventus)
- Italia | Posisi: Second Striker / Trequartista
- Era Serie A: 1993–2012
Legenda Juventus ini adalah maestro dengan kaki kiri yang mematikan dari jarak jauh.
Tendangan “Del Piero zone” dari sisi kiri kotak penalti menjadi merek dagangnya.
Ia mempersembahkan 6 gelar Serie A dan satu Liga Champions. Selain piawai mencetak gol, Del Piero juga dikenal sebagai sosok pemimpin yang tenang dan setia di saat Juventus mengalami masa tergelapnya.
3. Roberto Mancini (Sampdoria, Lazio)
- Italia | Posisi: Attacking Midfielder / Second Striker
- Era Serie A: 1981–2001
Sebelum jadi pelatih legendaris, Mancini adalah playmaker brilian.
Bersama Gianluca Vialli, ia membawa Sampdoria menjuarai Serie A 1990/91.
Umpan-umpan akurat dan gol dari kaki kirinya adalah mimpi buruk bek lawan. Gayanya klasik, cerdas, dan selalu penuh kejutan.
4. Mauro Camoranesi (Juventus)
- Italia | Posisi: Right Winger
- Era Serie A: 2002–2010
Lincah, eksplosif, dan teknikal—Camoranesi adalah motor serangan Juve di era awal 2000-an.
Pemain kidal ini jadi andalan di sektor kanan, memotong ke dalam untuk melepaskan tembakan keras atau memberi umpan terukur.
Ia juga bagian dari skuad Italia yang menjuarai Piala Dunia 2006.
5. Álvaro Recoba (Inter Milan)
- Uruguay | Posisi: Winger / Playmaker
- Era Serie A: 1997–2008
Kalau bicara tentang tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti, Recoba adalah jagonya.
Julukannya “El Chino” bukan tanpa alasan: ia misterius, magis, dan kadang tak terduga.
Recoba dikenal sebagai supersub andalan Inter Milan yang bisa membalikkan keadaan hanya dalam beberapa menit.
6. Sinisa Mihajlovic (Sampdoria, Lazio, Inter)
- Serbia | Posisi: Bek Tengah / Gelandang Bertahan
- Era Serie A: 1992–2006
Seorang bek yang dikenal karena tendangan bebas kaki kirinya yang brutal.
Mihajlovic mencetak gol terbanyak dari tendangan bebas dalam sejarah Serie A (28 gol), sebuah rekor yang belum terpatahkan hingga kini.
Kaki kirinya bagaikan palu godam—akurasi dan kekuatannya luar biasa.
7. José Callejón (Napoli)
- Spanyol | Posisi: Winger Kanan
- Era Serie A: 2013–2020
Pemain kidal yang underrated, tapi sangat vital dalam era keemasan Napoli bersama Higuain, Insigne, dan Mertens. Kecepatan, kecerdasan taktik, serta kemampuan mengeksekusi peluang dengan kaki kiri menjadikannya mesin gol dari sektor kanan.
8. Javier Zanetti (Inter Milan)
- Argentina | Posisi: Full-Back / Gelandang Bertahan
- Era Serie A: 1995–2014
Meski bisa memakai dua kaki, Zanetti dominan dengan kaki kiri. Pemain ini adalah simbol loyalitas, daya tahan, dan konsistensi.
Ia memegang rekor penampilan terbanyak bersama Inter Milan dan berperan besar dalam treble winner 2010.
9. Marek Hamšík (Napoli)
- Slovakia | Posisi: Gelandang Serang
- Era Serie A: 2007–2019
Kapten Napoli yang legendaris, dengan rambut mohawk khas dan kaki kiri super akurat.
Hamsik adalah otak serangan Napoli di era post-Maradona. Ia memegang rekor gol terbanyak Napoli hingga digeser oleh Mertens.
10. Leandro Greco (AS Roma)
- Italia | Posisi: Gelandang Tengah
- Era Serie A: 2004–2013
Mungkin tidak setenar nama lain, tetapi Greco mencetak salah satu gol kaki kiri terbaik ke gawang Real Madrid di Liga Champions saat membela Roma. Gaya bermainnya penuh determinasi, dan tendangannya tajam dari lini kedua.
Fun Fact & Statistik Kaki Kiri di Serie A:
- Tendangan bebas terbanyak via kaki kiri: Sinisa Mihajlovic (28)
- Raja assist via kaki kiri: Del Piero & Mancini
- Gol tendangan kaki kiri terbanyak dalam satu musim: Maradona (15 gol, 1987)
- Tendangan kaki kiri tercepat tercatat: Camoranesi (102 km/jam)
Dari kaki kiri Maradona yang membangkitkan Napoli, hingga Del Piero yang memikat hati tifosi Juventus, para pemain kidal telah menulis sejarah indah dalam lembaran Serie A.
Mereka membuktikan bahwa kaki kiri bukan kelemahan, tapi keunggulan yang bisa menaklukkan dunia. (*)
Editor : Amin Fauzie