RADARTUBAN - Ketidakhadiran Cristiano Ronaldo dalam prosesi pemakaman Diogo Jota memantik berbagai kritik pedas.
Kapten Timnas Portugal itu baru saja terlihat berlibur di Mallorca ketika rekan setimnya dimakamkan di Igreja de Matriz, Gondomar, Sabtu (5/7).
Jenazah Jota beserta adiknya yang meninggal dalam kecelakaan mobil lalu dimakamkan dalam upacara yang dihadiri banyak tokoh sepak bola.
Rekan-rekannya dari Liverpool dan Timnas Portugal hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Namun, keberadaan sang kapten justru tidak terlihat.
Publik menilai Ronaldo seharusnya mengingat posisinya sebagai pemimpin Timnas Portugal.
Kritik semakin keras setelah menyebarkan kabar bahwa dia memilih menghabiskan waktu di Mallorca alih-alih mengantar Jota ke peristirahatan terakhir.
Alasan Di Balik Ketidakhadiran Ronaldo
Meski menuai kecaman, ternyata ada pertimbangan khusus di balik keputusan Ronaldo untuk tidak hadir.
Menurut laporan Mirror, megabintang Al-Nassr itu khawatir kehadirannya justru akan mengganggu kesakralan acara pemakaman.
Gondomar merupakan kota kecil, dan Ronaldo merasa kedatangannya berpotensi mengalihkan perhatian publik serta media dari upacara penghormatan terhadap Jota dan adiknya.
Kekhawatirannya adalah kepadatan massa dan sorotan kamera yang biasanya mengikutinya bisa mengurangi kekhidmatan prosesi tersebut.
Sebelumnya Ronaldo telah menyampaikan belasungkawa secara terbuka melalui akun media sosialnya.
Pemain berusia 40 tahun itu mengaku sangat terkejut dengan kabar meninggalnya Jota.
Reaksi Publik dan Komunitas Sepak Bola
Keputusan Ronaldo tetap menuai pro dan kontra.Sebagian memahami alasan di balik ketidakhadirannya, sementara yang lain menganggap sebagai kapten timnas, ia seharusnya bisa menemukan cara untuk hadir tanpa menimbulkan gangguan.
Di sisi lain, beberapa pemain seperti Pedro Neto tetap memberikan penghormatan kepada Jota dalam pertandingan lanjutan.
Neto bahkan menunjukkan gestu khusus saat membela Chelsea melawan Palmeiras di Piala Dunia Antarklub.
Sementara itu, video kecelakaan tragis yang merenggut nyawa Jota dan adiknya masih menjadi sorotan.
Insiden tersebut meninggalkan duka mendalam di dunia sepak bola, khususnya bagi keluarga, rekan setim, dan para penggemarnya.
Kepergian Diogo Jota bukan hanya kehilangan bagi sepak bola Portugal, tetapi juga bagi seluruh pecinta olahraga ini di dunia.
Meski Ronaldo memilih untuk tidak hadir secara fisik, ungkapan dukanya secara virtual setidaknya menunjukkan betapa ia turut berduka atas kesedihan rekan seperjuangannya itu. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama