Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Hansamu Yama Diserbu Netizen Gegara Tekel Brutal ke Ole Romeny di Piala Presiden 2025

Tulus Widodo • Senin, 7 Juli 2025 | 16:44 WIB
Hansamu Yama Diserbu Netizen Usai Tekel Keras ke Ole Romeny
Hansamu Yama Diserbu Netizen Usai Tekel Keras ke Ole Romeny

RADARTUBAN- Drama panas terjadi di ajang Piala Presiden 2025 ketika pertandingan antara Oxford United dan Liga Indonesia All Star berubah tegang setelah insiden keras melibatkan bek tim All Star, Hansamu Yama Pranata dan penyerang Oxford, Ole Romeny.

Momen kontroversial itu terjadi di menit ke-64 ketika Hansamu melakukan tekel keras yang nyaris mencederai Romeny, striker naturalisasi Timnas Indonesia.

Aksi tersebut langsung memicu reaksi keras dari publik sepak bola tanah air, bahkan internasional dan menjadi bahan perbincangan panas di jagat maya.

Tak lama setelah pertandingan usai, akun Instagram pribadi Hansamu langsung “diserbu” ribuan komentar dari netizen yang kecewa hingga geram atas tindakan sang pemain.

Banyak dari mereka menilai tekel tersebut terlalu agresif dalam konteks laga pramusim.

Netizen Murka: “Ini Bukan Laga Final Piala Dunia, Mas!”

Komentar seperti:

“Mainnya jangan bawa emosi dong, ini match persahabatan, bukan perang!”

“Nyaris bikin Romeny cacat, kamu keterlaluan Hansamu!”

“Harusnya pemain senior bisa jaga etika di lapangan!”

Netizen langsung membanjiri kolom komentar Hansamu hanya dalam waktu kurang dari satu jam setelah laga usai.

Tak sedikit juga yang menyerukan agar PSSI memberikan teguran resmi kepada sang pemain yang pernah membela timnas Indonesia di berbagai level usia.

Beberapa pengamat bahkan menyebut insiden ini bisa mencoreng citra sepak bola nasional di mata klub luar negeri.

Pihak Oxford United dilaporkan sempat menyampaikan kekhawatiran terkait kondisi Ole Romeny.

Meski belum ada laporan resmi soal cedera, tim medis tampak memberi perhatian khusus pasca laga.

Sementara itu, pelatih Liga Indonesia All Star, Rahmad Darmawan menolak memberi komentar soal insiden tersebut dan memilih fokus pada evaluasi tim.

Sumber internal menyebutkan bahwa Hansamu kemungkinan akan dipanggil Komisi Disiplin internal untuk memberikan klarifikasi.

Fenomena pemain diserang di media sosial akibat aksi di lapangan sebenarnya bukan hal baru.

Namun, dalam era digital seperti saat ini, respons netizen bisa sangat cepat dan brutal.

“Atlet sekarang tidak hanya dinilai dari performa fisik di lapangan, tapi juga dari sikap dan etika mereka yang direkam serta diviralkan publik,” kata pakar media digital, Bima Rahadian.

Muncul pula narasi tandingan dari sebagian fans yang menganggap insiden tersebut sebagai bagian dari dinamika sepak bola.

Mereka menilai media sosial terlalu cepat menghakimi sebelum ada keputusan resmi dari otoritas pertandingan.

Insiden Hansamu vs Romeny menjadi pengingat bahwa setiap aksi di lapangan bisa berbuntut panjang, terutama dalam era keterhubungan digital saat ini.

Baik pemain, pelatih, maupun federasi harus mampu menjaga citra positif sepak bola nasional agar tetap dipercaya di mata internasional. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#instagram #netizen #ole romeny #striker naturalisasi #Piala Presiden 2025 #Liga Indonesia All Star #tekel keras #oxford united #hansamu yama pranata #timnas indonesia