Regulasi Baru Liga 1: 11 Pemain Asing Bisa Dikontrak, Hanya 8 Tampil di Pertandingan

Bihan Mokodompit • Dipublikasikan Selasa, 8 Juli 2025 | 15:19 WIB
Liga 1 2025/2026 izinkan setiap klub mendaftarkan 11 pemain asing, namun hanya 8 bisa tampil di pertandingan.
Liga 1 2025/2026 izinkan setiap klub mendaftarkan 11 pemain asing, namun hanya 8 bisa tampil di pertandingan.

RADARTUBAN – Liga 1 2025/2026 izinkan 11 pemain asing untuk didaftarkan setiap klub.

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang digelar di Hotel The Langham, Jakarta Selatan, Senin (7/7).

Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa regulasi anyar ini telah melalui pembahasan panjang dan mendapat tanggapan keras dari para pemilik klub.

"Dari sisi regulasi Liga 1 musim depan, regulasi tadi sudah dikomunikasikan sama semua pemilik klub, pemegang saham agak lumayan keras tadi. Jadi musim depan pemain asing adalah delapan yang bermain," ujar Ferry.

11 Pemain Asing Boleh Didaftarkan, Hanya 8 Bisa Masuk DSP

Meski setiap klub diperbolehkan mengontrak hingga 11 pemain asing, namun hanya 8 yang dapat dimasukkan ke dalam daftar susunan pemain (DSP) saat pertandingan, baik sebagai starter maupun cadangan.

Sisa tiga pemain asing hanya berstatus terdaftar namun tidak dapat masuk dalam line-up pertandingan.

Ferry menyebut bahwa kebijakan ini memberikan fleksibilitas bagi klub untuk mengatur strategi dan kedalaman skuad, selama tidak melebihi kuota yang ditetapkan dalam DSP.

"Kemudian di DSP tetap delapan pemain asing, tetapi klub boleh mendaftarkan menjadi sebelas pemain," ucap Ferry.

"Delapan pemain yang bermain, delapan di DSP, tapi boleh mendaftarkan sebelas pemain. Kalau klub hanya mau mendaftarkan delapan ya tidak apa-apa," imbuhnya.

Pergantian Pemain Asing Wajib Digantikan Pemain Lokal

Dalam kesempatan yang sama, Ferry menegaskan bahwa aturan baru juga mencakup mekanisme pergantian pemain asing.

Pemain asing yang ditarik keluar dari lapangan tidak boleh digantikan oleh pemain asing lainnya, melainkan harus digantikan oleh pemain lokal.

"Jadi untuk delapan pemain asing tadi, jika ingin digantikan tidak bisa digantikan sama pemain asing lagi. Tapi digantikan oleh pemain lokal," terang Ferry.

Aturan ini dibuat demi menjaga keseimbangan antara penggunaan pemain asing dan pemain lokal, sekaligus memberi ruang lebih besar kepada talenta domestik.

Wajib Daftarkan 5 Pemain U-23, 1 Harus Jadi Starter

Regulasi lainnya yang turut diumumkan dalam RUPS tersebut adalah kewajiban bagi klub Liga 1 untuk mendaftarkan minimal lima pemain berusia di bawah 23 tahun, kelahiran 2003.

Dari jumlah tersebut, satu pemain harus dimainkan sebagai starter dan bermain minimal selama 45 menit dalam satu pertandingan.

"Nah, regulasi lain kaitannya dengan pemain asing, runutan untuk pemain U-23 kelahiran 2003 yang didaftarkan adalah lima pemain, dengan satu pemain minimal bermain selama 45 menit," jelas Ferry.

Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong pengembangan pemain muda lokal agar lebih kompetitif dan memiliki jam terbang tinggi di level profesional.

Transformasi Besar di Liga 1 Musim Depan

Kebijakan Liga 1 2025/2026 izinkan 11 pemain asing jelas merupakan transformasi besar dalam sejarah kompetisi sepak bola Indonesia.

Sebelumnya, klub hanya bisa mendaftarkan delapan pemain asing ke DSP, dengan enam dimainkan di lapangan dan dua sisanya sebagai pengganti.

Dengan bertambahnya jumlah pemain asing yang bisa dikontrak, diharapkan kualitas kompetisi meningkat, namun tetap dengan kontrol yang menjaga keseimbangan antara pemain lokal dan asing. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
pemain asing liga 1 rups Jakarta Selatan Klub