Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

10 Raja Kartu Serie A Sepanjang Masa: Siapa Tersering Kena Semprot Wasit?

Tulus Widodo • Kamis, 10 Juli 2025 | 15:58 WIB

 

Top 10 Pemain dengan Kartu Terbanyak di Sejarah Serie A
Top 10 Pemain dengan Kartu Terbanyak di Sejarah Serie A

RADARTUBAN – Serie A bukan cuma dikenal sebagai rumah taktik dan pertahanan super rapi.

Liga kasta tertinggi Italia ini juga terkenal keras, penuh duel fisik, dan panas emosi.

Di tengah strategi brilian dan operan cantik, ada juga para pemain yang jadi langganan kartu kuning dan merah—baik karena tekel brutal, protes berlebihan, atau gaya bermain meledak-ledak.

Siapa saja yang paling sering kena semprit wasit? Inilah 10 pemain dengan koleksi kartu terbanyak sepanjang sejarah Serie A, berdasarkan data resmi dari Transfermarkt, [Opta], serta berbagai arsip statistik Serie A.

1. Daniele Conti – 166 Kartu (Serie A: 372 Penampilan)

Klub: Cagliari

Posisi: Gelandang Bertahan

Catatan: 145 kuning, 11 merah

Ciri khas: Pemotong serangan lawan yang "kasar tapi efisien". Legenda Cagliari ini dikenal loyal, tapi juga sangat keras di lapangan.

2. Matteo Brighi – 156 Kartu (Serie A: 331 Penampilan)

Klub: AS Roma, Bologna, Verona, dll

Posisi: Gelandang Tengah

Catatan: 146 kuning, 10 merah

Catatan unik: Meski tak banyak disorot, Brighi diam-diam mencetak rekor kartu karena posisi dan gaya bermainnya yang taktis dan fisikal.

3. Gennaro Gattuso – 151 Kartu (Serie A: 335 Penampilan)

Klub: AC Milan

Posisi: Gelandang Bertahan

Catatan: 138 kuning, 13 merah

Ciri khas: Si “bad boy” Milan ini dikenal garang, keras, dan tak kenal kompromi. Mental petarung sejati.

4. Sergio Volpi – 149 Kartu (Serie A: 359 Penampilan)

Klub: Sampdoria, Brescia

Posisi: Gelandang

Catatan: 140 kuning, 9 merah

Dikenal dengan julukan “jenderal lapangan tengah” yang tak ragu mengorbankan diri untuk menghentikan serangan lawan.

5. Cristiano Zanetti – 145 Kartu (Serie A: 337 Penampilan)

Klub: Inter, Roma, Fiorentina

Posisi: Gelandang Bertahan

Catatan: 135 kuning, 10 merah

Selalu berada di zona panas pertandingan. Zanetti punya reputasi sebagai pengacau ritme lawan.

6. Giampiero Pinzi – 141 Kartu (Serie A: 336 Penampilan)

Klub: Udinese

Posisi: Gelandang Tengah

Catatan: 130 kuning, 11 merah

Ikon Udinese ini rajin mengoleksi kartu karena perannya sebagai pemutus serangan lawan.

7. Davide Astori (Alm.) – 138 Kartu (Serie A: 289 Penampilan)

Klub: Cagliari, Fiorentina

Posisi: Bek Tengah

Catatan: 130 kuning, 8 merah

Meski dikenal tenang dan elegan, Astori juga sering terlibat dalam duel udara dan situasi krusial.

8. Gary Medel – 132 Kartu (Serie A: 204 Penampilan)

Klub: Inter Milan, Bologna

Posisi: Gelandang Bertahan

Catatan: 125 kuning, 7 merah

Julukan “Pitbull” bukan tanpa alasan. Medel agresif, cepat panas, dan jadi mimpi buruk lawan di lini tengah.

9. Marco Parolo – 130 Kartu (Serie A: 319 Penampilan)

Klub: Lazio

Posisi: Gelandang Tengah

Catatan: 123 kuning, 7 merah

Meski jarang jadi headline, Parolo rajin bekerja keras dan sering lakukan pelanggaran taktis.

10. Fabio Cannavaro – 125 Kartu (Serie A: 421 Penampilan)

Klub: Parma, Inter, Juventus

Posisi: Bek Tengah

Catatan: 115 kuning, 10 merah

Ballon d’Or 2006 ini juga dikenal sebagai bek yang tak ragu keras demi menghentikan lawan.

Dalam sepak bola Italia yang sarat strategi, ada juga sisi keras yang tak terhindarkan.

Dan para pemain di atas bukan cuma dikenal karena kualitasnya, tapi juga karena gaya bermain agresif yang mengundang wasit mengeluarkan kartu hampir di tiap pertandingan.

Mereka adalah prajurit-prajurit lapangan tengah dan belakang yang tak ragu menabrak batas—demi menang, demi klub, demi tak kehilangan kontrol.

Keras? Ya. Tapi itulah Serie A: keras, taktis, dan penuh adrenalin. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#kartu kuning #Juventus #AC Milan #Liga Italia #Daniele Conti #serie A #Pemain dengan kartu terbanyak Serie A #Gelandang Bertahan