RADARTUBAN — Musim baru, semangat baru. Dunia sepak bola Indonesia kembali bergairah dengan kabar besar dari pentas I-League.
Adidas menjadi mitra resmi I-League untuk musim kompetisi 2025/26. Pengumuman ini disampaikan pada Senin malam (14/7) dan langsung mengundang perhatian publik pecinta sepak bola nasional.
Kerja sama ini bukan hanya tentang estetika dan branding, tetapi juga menyangkut penguatan identitas liga, peningkatan kualitas performa atlet, hingga pengembangan ekosistem sepak bola profesional di Indonesia.
Kolaborasi antara I-League dan adidas mencakup lebih dari sekadar jersey dan sepatu.
Dalam siaran resminya, I-League menyebut adidas akan menyediakan apparel eksklusif untuk seluruh perangkat pertandingan liga serta mengembangkan program grassroot dan akademi bersama klub-klub.
Juga, membawa pendekatan teknologi dalam performa pemain dan analisis pertandingan serta menghadirkan edisi khusus jersey official untuk momentum besar musim ini.
Dengan begitu, adidas tak hanya menempelkan logo di jersey, tapi juga menyuntikkan DNA global mereka ke tubuh sepak bola Indonesia.
Dalam pernyataan bersama, pihak I-League menyebut kerja sama ini sebagai “tonggak baru menuju liga yang lebih profesional, prestisius, dan mendunia.”
Sementara itu, perwakilan adidas Asia-Pasifik menyatakan bahwa Indonesia adalah pasar sepak bola yang "berenergi tinggi dan penuh potensi besar."
Mereka berkomitmen tidak hanya sebagai sponsor, tapi juga sebagai mitra penggerak evolusi sepak bola nasional.
Sebagai salah satu brand olahraga terbesar di dunia, adidas telah lama menjadi mitra liga dan klub-klub top, termasuk FIFA dan UEFA.
Sejumlah klub papan atas Eropa seperti Real Madrid, Manchester United, dan Bayern München juga menjalin kerja sama dengan adidas.
Termasuk, MLS (Amerika Serikat) dan Bundesliga (Jerman).
Kini giliran I-League yang masuk dalam radar internasional, menandakan bahwa pamor sepak bola Indonesia makin diperhitungkan secara global. (*)
Editor : Amin Fauzie