Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Revolusi Sepak Bola! Aturan Baru Penalti dan VAR Siap Diterapkan di Piala Dunia 2026?

Tulus Widodo • Jumat, 18 Juli 2025 | 16:00 WIB

 

IFAB dan FIFA pertimbangkan aturan baru jelang Piala Dunia 2026
IFAB dan FIFA pertimbangkan aturan baru jelang Piala Dunia 2026

RADARTUBAN – Dunia sepak bola kembali bersiap menghadapi gelombang perubahan besar.

Menjelang Piala Dunia 2026, para pemangku kepentingan utama dalam regulasi pertandingan – termasuk IFAB (International Football Association Board) dan FIFA – dilaporkan tengah mempertimbangkan serangkaian revisi aturan krusial yang bisa mengubah wajah permainan secara signifikan.

Laporan eksklusif dari Sky Sports menyebutkan bahwa setidaknya tiga wacana aturan baru tengah digodok.

Dan, semuanya menyentuh aspek-aspek paling krusial dalam pertandingan: penalti, VAR, dan gol kontroversial.

1. Rebound Penalti Dihapus: Sekali Gagal, Selesai!

Perubahan paling mencolok adalah soal larangan rebound penalti.

Artinya, jika penalti gagal—entah ditepis atau membentur tiang—pemain tak lagi diperbolehkan menyambar bola pantulan.

"Tujuan aturan ini adalah untuk menyederhanakan situasi penalti serta mengurangi kerumunan dan potensi pelanggaran di kotak penalti," ungkap laporan tersebut.

Aturan ini sangat mungkin mengubah cara pemain mengeksekusi penalti, karena satu-satunya peluang mencetak gol hanya lewat tembakan pertama—tanpa harapan kedua.

2. VAR Bisa Intervensi Kartu Kuning Kedua yang Kontroversial

Selama ini, VAR hanya bisa meninjau insiden yang mengarah pada kartu merah langsung, namun ke depan, ada potensi intervensi juga terhadap kartu kuning kedua—yang otomatis berujung kartu merah.

Jika disahkan, perubahan ini akan memperluas wewenang VAR, terutama dalam situasi yang bisa merugikan satu tim secara besar akibat kartu kuning "lemah" atau salah tafsir wasit.

3. VAR Boleh Mengecek Ulang Tendangan Sudut yang Hasilkan Gol

Poin ketiga tak kalah penting: VAR akan diberi izin untuk mengevaluasi ulang tendangan sudut yang kontroversial jika berujung gol.

Selama ini, VAR tidak dapat mengintervensi keputusan soal corner kick, sekalipun proses awalnya keliru.

Kini, jika suatu gol berasal dari sepak pojok yang seharusnya bukan milik tim penyerang, VAR akan bisa membatalkannya—membuka ruang untuk keadilan lebih akurat dalam permainan.

Belum ada kepastian soal waktu penerapan final dari perubahan-perubahan ini. Namun, Piala Dunia 2026 disebut-sebut sebagai laboratorium besar untuk mencoba dan mengimplementasikan aturan baru ini.

Jika disahkan, maka turnamen akbar empat tahunan tersebut akan menjadi momen sejarah dalam evolusi aturan sepak bola modern.

Sejumlah pengamat menilai bahwa aturan baru ini berpotensi membuat permainan terlalu teknokratis, menghilangkan “liar”-nya momen dramatis seperti rebound penalti atau adu argumen soal corner kontroversial.

Namun, di sisi lain, pendukung perubahan berargumen bahwa transparansi dan akurasi adalah keharusan dalam sepak bola era digital.

Jika ketiga aturan ini disahkan dan diterapkan di Piala Dunia 2026, maka bisa dipastikan strategi tim, keputusan pelatih, dan eksekusi teknis di lapangan akan mengalami revolusi besar-besaran.

Sepak bola terus berkembang, dan seperti biasa: yang adaptif akan menang. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Piala Dunia 2026 #Rebound Penalti Dihapus #FIFA #var #FIFA IFAB regulasi baru #Perubahan aturan sepak bola 2026 #aturan baru penalti tanpa rebound #ifab #VAR Boleh Mengecek Ulang Tendangan Sudut yang Hasilkan Gol