Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bukan Gimmick! Cristiano Ronaldo Pernah Tolak Emblem Penghargaan Serie A Demi Hormati Rekan Satu Tim

Tulus Widodo • Minggu, 20 Juli 2025 | 19:10 WIB
Ronaldo menolak emblem MVP Serie A untuk menjaga kekompakan tim
Ronaldo menolak emblem MVP Serie A untuk menjaga kekompakan tim

RADARTUBAN – Tak semua penghargaan perlu dipamerkan. Begitulah kira-kira pesan tersirat dari Cristiano Ronaldo saat menolak mengenakan emblem kehormatan Serie A pada musim 2019 silam.

Padahal, simbol itu diberikan secara resmi kepada pemain terbaik liga untuk dikenakan sepanjang musim - dan Ronaldo adalah pemilik sahnya usai dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Serie A 2018/2019.

Namun, keputusan yang ia ambil justru membuatnya lebih dihormati. Alih-alih memamerkan pencapaian individualnya, Ronaldo memilih merendah.

CR7 menolak emblem tersebut karena merasa tak ingin menjadi sosok yang tampak lebih tinggi dari rekan-rekan setimnya di Juventus.

“Saya tidak mau memakai sesuatu yang bisa membuat rekan-rekan saya merasa lebih rendah. Kami adalah satu tim,” ungkap CR7 kepada staf klub, dikutip media Italia kala itu.

Sikap ini mencerminkan sosok Ronaldo bukan hanya sebagai bintang, tapi juga sebagai pemimpin sejati di ruang ganti.

Di tengah egonya para pesepak bola top, keputusan seperti ini adalah langkah langka dan penuh makna.

Bintang asal Portugal itu tahu bahwa rasa hormat dan kekompakan tim tak boleh dikorbankan hanya demi simbol status personal.

Bagi Ronaldo, kemenangan tim jauh lebih penting daripada pengakuan individual.

Meski berstatus megabintang dunia, CR7 sadar bahwa sepak bola tetaplah permainan kolektif. Juventus menang bukan karena satu orang, tapi karena 11 pemain.

Apa yang dilakukan Ronaldo kala itu mendapat pujian luas. Fans Juventus menilai keputusan itu sebagai refleksi dari mentalitas dan kepribadian CR7 yang tak hanya besar di atas lapangan, tapi juga di luar lapangan.

Bahkan para pengamat Serie A kala itu menyebutnya sebagai “tindakan elegan yang jarang dimiliki pemain top lainnya.” Ronaldo menolak dikenang hanya karena gol, tapi juga karena karakter.

Sebagai pemain dengan sederet rekor — mulai dari pencetak gol terbanyak Liga Champions, hingga pemilik lima Ballon d’Or — Ronaldo punya segalanya untuk menjadi ikon ego.

Namun faktanya, mantan pemain Real Madrid itu justru memilih menunjukkan sisi empati, kedewasaan, dan respek.

Tolak emblem penghargaan bukan keputusan sepele. Itu adalah pernyataan simbolik dari seorang legenda, bahwa pemimpin besar adalah mereka yang tidak memisahkan diri dari tim — bahkan ketika dunia menyuruhnya bersinar sendirian.

Pada musim 2019, Serie A memperkenalkan emblem khusus bertuliskan MVP, untuk pemain terbaik tiap posisi musim sebelumnya (penjaga gawang, bek, gelandang, penyerang, dan overall best player).

Emblem ini digunakan untuk memberi pengakuan visual saat pemain berlaga. Namun, sejak Ronaldo menolak mengenakannya, inisiatif ini tak pernah benar-benar menjadi sorotan besar — dan bahkan kini jarang terlihat. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Liga Champions #emblem MVP #Juventus #Cristiano Ronaldo #pemain terbaik Serie A #cr7 #serie A #Cristiano Ronaldo Pernah Tolak Emblem Penghargaan Serie A