RADARTUBAN – Atmosfer panas siap menggema dari Stadion Brantas, Kota Batu.
Babak 8 Besar Piala Soeratin U-17 PSSI Jawa Timur 2025 dipastikan berlangsung sengit dan penuh gengsi.
Delapan tim terbaik siap bertarung habis-habisan demi tiket menuju semifinal turnamen usia muda paling prestisius di Jatim.
Laga-laga krusial akan berlangsung selama dua hari, mulai 1 hingga 2 Agustus 2025.
Laga pembuka langsung menyajikan duel klasik bertajuk Derby Jawa Timur Muda antara Persebaya Surabaya U-17 vs Persema Malang U-17, yang dipastikan menjadi magnet utama pecinta sepak bola usia dini.
Berikut jadwal lengkap babak 8 besar:
Jumat, 1 Agustus 2025 – Stadion Brantas, Kota Batu
???? 13.15 WIB – Persebaya Surabaya U-17 vs Persema Malang U-17
???? 15.15 WIB – PSSS Situbondo U-17 vs PSIL Lumajang U-17
Sabtu, 2 Agustus 2025 – Stadion Brantas, Kota Batu
???? 13.00 WIB – Persepam Pamekasan U-17 vs Persedikab Kediri U-17
???? 15.00 WIB – Banyuwangi Putra U-17 vs Gen B Mojokerto U-17
Tak hanya menjadi ajang gengsi antar daerah, Piala Soeratin U-17 Jatim juga menjadi etalase utama talenta muda sepak bola Jawa Timur yang kelak berpeluang menghiasi panggung Liga 1 hingga Timnas Indonesia.
Persaingan ketat diprediksi terjadi di semua laga, mengingat semua tim tampil impresif sejak babak penyisihan.
Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh menegaskan bahwa babak 8 besar akan menjadi ujian mental, tak hanya skill teknis.
“Piala Soeratin ini bukan sekadar kompetisi, tapi tempat menempa karakter pesepak bola muda Jatim. Babak 8 besar ini jadi titik seleksi alam, siapa yang siap mental dan disiplin, dialah yang akan melaju,” tegasnya.
Riyadh juga mengatakan bahwa seluruh pertandingan akan digelar dengan standar pengawasan ketat dan prosedur keselamatan yang menjunjung tinggi sportivitas.
“Kita ingin kompetisi ini tidak hanya menghasilkan juara, tapi juga mencetak insan sepak bola berintegritas. Kami pastikan semua aspek, termasuk wasit, pengamanan, dan logistik sudah siap optimal,” kata pria yang juga menjabat Exco PSSI pusat itu.
Laga antara Persebaya vs Persema diprediksi akan berlangsung panas. Meski usia muda, aroma rivalitas historis dua klub besar ini tak bisa dipungkiri.
Persebaya tampil meyakinkan di fase grup, sedangkan Persema datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan kandidat kuat lainnya.
Laga tak kalah menarik lainnya datang dari duel PSSS Situbondo vs PSIL Lumajang, dua tim kuda hitam yang kerap mencuri perhatian dengan permainan cepat dan taktis.
Sementara itu, Persepam vs Persedikab akan jadi ajang pembuktian kekuatan Madura versus Blitar Raya.
Sedangkan laga pamungkas, Banyuwangi Putra vs Gen B Mojokerto, bisa jadi yang paling sulit ditebak. Keduanya menyapu bersih laga penyisihan dengan kemenangan, menjadikan pertemuan ini sebagai final dini dari sisi kekuatan kolektif.
Satu hal yang pasti, pertarungan di Stadion Brantas kali ini bukan sekadar soal menang dan kalah, tapi tentang regenerasi, harga diri daerah, dan peluang besar menembus skuad Timnas kelompok usia di masa depan.
Ayo dukung tim jagoanmu! Jangan lupa, jaga sportivitas dan jadilah bagian dari masa depan sepak bola Indonesia. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama