Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

PSSI Cari Pelatih Wanita Asal Jepang yang Fasih Bahasa Inggris, Erick Thohir: Translator 3 Kali Itu Ribet!

Tulus Widodo • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 17:10 WIB

 

PSSI buru pelatih Jepang fasih Bahasa Inggris untuk tangani Timnas Wanita Indonesia
PSSI buru pelatih Jepang fasih Bahasa Inggris untuk tangani Timnas Wanita Indonesia

RADARTUBAN - Perombakan besar terjadi di tubuh Timnas Wanita Indonesia. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengonfirmasi bahwa federasi kini tengah aktif memburu sosok pelatih baru untuk timnas putri, menyusul pergeseran posisi Satoru Mochizuki menjadi penasihat teknis.

Yang menarik, pelatih anyar yang diincar bukan sembarangan: harus berkebangsaan Jepang dan fasih berbahasa Inggris.

“Sekarang timnas putri sudah ada pemain dari Amerika Serikat seperti Sydney Hopper dan Katarina Stalin, juga dari Belanda. Nah, kita mencari figur pelatih Jepang yang bisa Bahasa Inggris,” ujar Erick Thohir dalam keterangannya kepada awak media.

Munculnya pemain diaspora dari berbagai belahan dunia membuat tantangan komunikasi di skuad Timnas Wanita Indonesia semakin kompleks.

Erick Thohir menegaskan bahwa pelatih baru nanti diharapkan mampu memberi instruksi langsung tanpa perlu bantuan penerjemah berkali-kali.

“Supaya dia di pinggir lapangan bisa [memberi] guidance. Karena kita ada dua sampai tiga kali translator, itu buat pemain cukup kompleks,” lanjutnya.

Dalam situasi pertandingan yang dinamis, delay komunikasi antara pelatih dan pemain jelas menjadi hambatan besar.

Apalagi sepak bola wanita Indonesia kini sedang mengarah ke arah yang lebih kompetitif dan profesional, termasuk dengan masuknya talenta diaspora berpengalaman.

Mochizuki, pelatih asal Jepang yang sebelumnya menangani timnas wanita, tidak benar-benar didepak.

Pelatih berkepala plontos itu kini diplot sebagai penasihat teknis, posisi strategis yang tetap berperan dalam pengembangan tim, tapi tidak lagi berada di bangku pelatih utama.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi jangka panjang PSSI dalam membangun struktur timnas yang lebih rapi, terutama menghadapi sejumlah agenda internasional dalam waktu dekat.

Saat ini, Joko Susilo yang didapuk sebagai carteker pelatih timnas wanita Indonesia.

Siapa Pelatih Ideal? Meski belum ada nama yang resmi diumumkan, banyak pihak mulai berspekulasi.

Karakter pelatih Jepang yang disiplin, punya filosofi bermain rapi, dan kemampuan adaptasi tinggi menjadi alasan utama PSSI mengincar nama dari Negeri Sakura.

Namun, syarat tambahan: harus bisa bahasa Inggris, jelas mempersempit pilihan. Karena tidak semua pelatih Jepang terbiasa menggunakan bahasa internasional dalam sesi teknis.

Dengan masuknya pemain-pemain diaspora seperti Sydney Hopper dan Katarina Stalin, serta sederet agenda internasional yang menanti, Timnas Wanita Indonesia tengah berada di titik transisi penting.

Pelatih baru yang tepat bisa menjadi katalis bagi kebangkitan prestasi skuad Garuda Pertiwi di level Asia Tenggara maupun Asia.

Publik kini menanti siapa nama yang akan didapuk sebagai nahkoda baru. Apakah PSSI akan berhasil menemukan pelatih Jepang yang sesuai kriteria dan membawa warna baru dalam sepak bola wanita nasional, menarik ditunggu. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#timnas wanita indonesia #sydney hopper #sotoru mochizuki #pemain diaspora timnas putri #ketua umum pssi #garuda pertiwi #Erick Thohir #pelatih Jepang bisa bahasa Inggris