RADARTUBAN - Liga Inggris selalu menghadirkan kejutan, dan musim 2025/2026 tampaknya tidak akan berbeda.
Beberapa klub yang sebelumnya berada di luar radar kini mulai menunjukkan tanda-tanda akan tampil mengejutkan.
Tak hanya dari sisi taktik, tapi juga konsistensi permainan dan mental bertanding.
Berikut daftar klub yang patut diwaspadai karena potensi kejutannya—baik dari tim kuda hitam hingga juara bertahan yang ogah turun kelas.
1. Bournemouth: Stabilitas yang Menyengat Diam-diam
Peringkat ke-9 musim lalu bukan sekadar kebetulan. Bournemouth menunjukkan permainan kolektif yang rapi dan efisien, terutama di laga kandang.
Mereka tetap akan bertumpu pada Justin Kluivert, pemain yang mulai menemukan ritmenya di Premier League.
Gaya serangan cepat dan counter-attack agresif Bournemouth bisa jadi senjata utama mereka untuk menembus papan atas.
Tantangannya adalah menjaga konsistensi di tengah jadwal padat dan kedalaman skuad yang belum terlalu tebal.
Tapi jika mereka bisa mempertahankan momentum dari paruh akhir musim lalu, bukan tak mungkin Bournemouth kembali membuat kejutan.
2. Brentford: Kuda Hitam Tanpa Andalan Tunggal
Musim lalu Brentford finish di peringkat ke-10 dan kehilangan salah satu motor serang mereka, Bryan Mbeumo.
Tapi jangan buru-buru menghapus nama mereka dari radar kejutan. Tim ini punya ekosistem permainan yang matang dan tidak bertumpu pada satu pemain saja.
Yoane Wissa menjadi salah satu sosok yang tetap diandalkan untuk urusan agresivitas serangan dan gol-gol krusial.
Brentford juga memiliki struktur pertahanan yang rapi dan transisi yang cepat.
Di tangan pelatih yang tahu cara mengelola momentum, Brentford bisa kembali masuk jajaran tim yang bikin klub besar ngos-ngosan.
3. Nottingham Forest: Tak Lagi Pendatang Baru, Tapi Penantang Serius
Nottingham Forest sempat dikira akan sulit bertahan di papan tengah, tapi mereka justru finish di peringkat ke-7 musim lalu.
Dengan Chris Wood sebagai top skor mereka, Forest memperlihatkan bahwa keberanian dan ketajaman bisa menyatu dalam satu tim.
Musim ini mereka membawa harapan untuk menembus zona Eropa. Permainan fisik dan intens yang jadi ciri khas mereka cocok untuk iklim keras Premier League.
Forest juga punya keunggulan dalam bola-bola mati, yang sering jadi pembeda di pertandingan ketat.
4. Manchester United: Juara Bertahan yang Enggan Turun Level
Sudah disebut sebagai Mr. Tsunami trofi, Manchester United musim ini tampil luar biasa dan keluar sebagai juara Premier League Summer Series.
Meski tahun lalu finis di peringkat 15. Yah sebuah catatan musim yang tak sinkron dengan darah juara mereka. Mungkin ada kekeliruan data.
Yang jelas, skuad mereka saat ini diisi pemain-pemain kelas atas, dengan kombinasi pengalaman dan talenta muda.
Dengan sejarah dan mental juara yang kuat, United akan berusaha mempertahankan gelar, dan tentu saja, ekspektasi publik membuat mereka tak punya ruang untuk santai.
"Yakali gk juara EPL," jadi semacam mantra yang terus digaungkan oleh pendukung setia mereka.
Premier League bukan sekadar adu strategi, tapi juga soal bagaimana mengelola tekanan dan kejutan. Bournemouth, Brentford, Nottingham Forest, dan Manchester United masing-masing punya alasan untuk tampil mencolok musim ini.
Dari tim dengan narasi underdog hingga yang sarat trofi, musim ini menjanjikan dinamika yang membuat klasemen tak mudah ditebak.
Kita tinggal tunggu, siapa yang benar-benar mengejutkan, dan siapa yang cuma hangat di pramusim. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama