Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Resmi, Shin Tae Yong Tangani Ulsan Hyundai: Mantan Nahkoda Timnas Indonesia Comeback Panas di K League

Tulus Widodo • Rabu, 6 Agustus 2025 | 01:35 WIB
Shin Tae Yong bantah isu jadi pelatih Timnas China
Shin Tae Yong bantah isu jadi pelatih Timnas China

RADARTUBAN – Setelah sempat jadi teka-teki besar soal masa depannya, pelatih kharismatik asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, akhirnya resmi kembali ke dunia kepelatihan.

Eks juru taktik Timnas Indonesia ini dipastikan menukangi raksasa K-League, Ulsan Hyundai, untuk musim kompetisi 2025/2026.

Pengumuman resmi datang langsung dari manajemen Ulsan Hyundai, klub elite Korea Selatan yang dikenal sebagai langganan papan atas K-League dan rutin tampil di ajang Liga Champions Asia.

Penunjukan ini sekaligus menjadi comeback panas STY di kancah sepak bola Korea setelah sekian tahun membangun pondasi sepak bola Indonesia dari nol.

Kini, coach Shin akan mengemban misi besar: mengembalikan kejayaan Ulsan Hyundai yang sempat meredup musim lalu di bawah pelatih Kim Pan-gon.

Manajemen Ulsan Hyundai tidak asal comot nama. Mereka percaya Shin Tae-yong adalah sosok ideal untuk membawa klub kembali ke habitatnya: juara! Kontrak berdurasi dua tahun plus opsi perpanjangan dikabarkan telah disepakati.

Ulsan, yang pernah menjuarai AFC Champions League dan K-League, memang mengalami penurunan musim lalu.

Gagal mempertahankan konsistensi dan kehilangan taji di laga-laga besar membuat manajemen bergerak cepat.

Dan mereka memilih pelatih yang punya rekam jejak membangkitkan tim dari keterpurukan.

Nama Shin Tae-yong bukan nama sembarangan di Korea Selatan. Ia adalah mantan pelatih Timnas Korea di Piala Dunia 2018 yang sukses menumbangkan Jerman 2-0 di laga terakhir grup, sekaligus membuat Der Panzer tersingkir dari fase grup — prestasi yang tak akan dilupakan dalam sejarah sepak bola Asia.

Tak hanya piawai dalam meramu taktik, STY dikenal dengan disiplin militer, detail tinggi, dan mental baja, tiga elemen yang sangat dibutuhkan Ulsan Hyundai untuk kembali kompetitif di level domestik maupun Asia.

Merapatnya STY ke Ulsan tentu menjadi momen emosional bagi pendukung Timnas Indonesia. Setelah empat tahun memimpin skuad Merah Putih dari usia muda hingga senior, Shin meninggalkan jejak tak tergantikan.

Dari final Piala AFF 2020, kualifikasi Piala Asia 2023, hingga menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, semua dicapai berkat tangan dinginnya.

Banyak netizen menumpahkan haru lewat tagar #KitaGaruda, #ComebackStronger, dan #SemangatMenolakMenyerah sebagai bentuk penghormatan untuk sang pelatih.

Kabar kembalinya STY ke Korea disambut hangat oleh publik Asia. Namun bagi suporter Indonesia, ini jadi momen campur aduk — bangga tapi sedih.

“Good luck di Ulsan, Coach! Tapi tetap pantau Garuda ya. Siapa tahu nanti balik lagi,” tulis seorang penggemar Timnas di kolom komentar unggahan Instagram STY.

Shin Tae-yong kembali ke tanah kelahirannya bukan sebagai mantan, tapi sebagai arsitek revolusi baru di salah satu klub terbaik Korea Selatan.

Dengan pengalaman membangun sistem dari nol di Indonesia, ia siap membuktikan diri di level yang lebih tinggi.

Kini, semua mata tertuju ke Ulsan. Akankah sang juru taktik membawa klub kembali jadi raja Korea? Atau justru membuka jalan untuk petualangan Eropa selanjutnya?

Yang jelas, satu hal tak berubah: Shin Tae-yong selalu datang bukan untuk sekadar hadir, tapi untuk membuat sejarah. (*)

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#ulsan hyundai #pelatih #korea selatan #shin tae yong #timnas indonesia