RADARTUBAN – Dunia terbalik di Old Trafford. Saat banyak yang memprediksi Harry Maguire akan angkat kaki musim panas ini, Manchester United justru dilaporkan menolak lima tawaran resmi dari klub-klub top Eropa.
Tak hanya itu, bek yang sempat jadi bahan lelucon publik itu bahkan berpeluang dapat perpanjangan kontrak dan menyelesaikan karier di Teater Impian.
Kabar ini pertama kali diungkapkan jurnalis senior Mike Keegan dari Daily Mail.
Dia menyebut MU telah menolak pendekatan dari tiga klub Premier League dan dua klub Serie A Italia yang tertarik memboyong eks kapten Timnas Inggris itu.
Maguire, yang sempat kehilangan tempat di bawah asuhan Erik ten Hag, kini justru diposisikan sebagai pilar potensial jangka panjang.
Langkah mengejutkan ini kontras dengan narasi yang selama dua musim terakhir menyebut Maguire bakal dijual, bahkan sempat ditawarkan ke West Ham pada jendela transfer lalu.
“Manchester United kini mempertimbangkan untuk memperpanjang kontrak Harry Maguire. Ada kemungkinan ia akan menuntaskan kariernya di klub,” tulis Mike Keegan.
Keputusan MU ini tentu mengundang tanda tanya. Pasalnya, Maguire sempat terpinggirkan karena performa yang inkonsisten dan sering jadi bahan kritik fans maupun pundit.
Namun musim lalu, ia perlahan kembali mendapatkan menit bermain — bahkan tampil cukup solid saat dipercaya menggantikan Lisandro Martinez dan Raphael Varane yang cedera.
Pihak internal klub disebut mulai melihat Maguire sebagai pemain yang loyal, dewasa secara mental, dan mampu memberi stabilitas di ruang ganti.
Meski nama-nama klub belum diumumkan secara resmi, sejumlah sumber menyebut ada minat nyata dari tiga klub Premier League yakni West Ham United, Everton, dan Nottingham Forest.
Sedangkan dua klub Serie A yang dikabarkan tertarik memboyong Maguire yakni dua tim Ibukota, SS Lazio dan AS Roma.
Namun semuanya mentok di meja negosiasi karena United bersikeras mempertahankan sang pemain.
Kabar ini tentu saja memancing reaksi keras dari fans. Sebagian menganggap keputusan ini sebagai langkah berani — mempertahankan pemain yang loyal dan punya pengalaman.
Tapi tak sedikit pula yang menyebut MU sedang "kehilangan arah" karena mempertahankan bek yang kerap tampil di bawah ekspektasi.
Dari pemain yang sempat ingin dilepas, kini Harry Maguire malah berpeluang mengakhiri karier sebagai legenda klub. Jika benar perpanjangan kontrak disodorkan, maka satu hal pasti: cinta MU pada Maguire ternyata belum habis.
Apakah ini awal dari "redemption arc" sang bek? Atau justru keputusan kontroversial yang akan kembali menghantui ruang ganti Waktu yang akan menjawab. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama