RADARTUBAN – Paris Saint-Germain (PSG) akhirnya mengukir sejarah baru di kancah Eropa.
Klub raksasa Ligue 1 itu sukses meraih gelar perdana UEFA Super Cup usai menaklukkan Tottenham Hotspur lewat drama adu penalti 4-3, setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal pada final yang digelar di Stadion Friuli, Udinese, Kamis (14/8) dini hari WIB.
Laga ini benar-benar menguji mental kedua tim. Tottenham sempat unggul lebih dulu lewat gol Micky van de Ven di menit ke-39 dan Cristian Romero pada menit ke-48.
PSG yang tampil agresif di babak kedua akhirnya menyamakan kedudukan berkat aksi Lee Kang-in (85’) dan Gonçalo Ramos (90+4’) yang memaksa duel dilanjutkan ke babak adu penalti.
Di titik 12 pas, Tottenham membuka keunggulan lewat eksekusi sukses Dominic Solanke dan Rodrigo Bentancur.
Namun, dua penendang berikutnya, Van de Ven dan Mathys Tel, gagal mengonversi peluang menjadi gol.
Pedro Porro sempat memperbesar asa Spurs, tapi Les Parisiens tampil lebih taktis.
Meski Vitinha gagal di kesempatan pertama, empat algojo berikutnya—Ramos, Ousmane Dembélé, Lee Kang-in, dan Nuno Mendes—menuntaskan tugas dengan sempurna.
Skor akhir 4-3 memastikan PSG mengangkat trofi UEFA Super Cup pertama dalam sejarah klub.
“Ini momen luar biasa. Kami menunjukkan mental juara,” ujar pelatih PSG Luis Enrique usai laga.
Kemenangan ini mengukuhkan PSG dalam daftar klub elite Eropa yang pernah mengangkat trofi prestisius tersebut. Sebelumnya, gelar terbanyak masih dipegang Real Madrid (6 kali), diikuti AC Milan dan Barcelona masing-masing 5 kali.
Susunan Pemain
PSG: Chevalier; Hakimi, Marquinhos, Pacho, Nuno Mendes; Zaïre-Emery (Lee 68’), Vitinha, Doué (Gonçalo Ramos 77’); Barcola (Mbaye 68’), Dembélé, Kvaratskhelia (Fabián Ruiz 60’).
Tottenham: Vicario; Pedro Porro, Romero, Danso, Van de Ven; João Palhinha (Gray 72’), Bentancur, Sarr (Bergvall 90’); Kudus (Tel 79’), Richarlison (Solanke 72’), Spence. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni