RADARTUBAN – Liga Inggris 2025/2026 baru dimulai, tapi Manchester United langsung bikin fansnya geleng kepala.
Bermain di Old Trafford, Setan Merah justru dipermalukan Arsenal dengan skor tipis 0-1, Senin (18/8) dini hari WIB.
Ironisnya, meski menguasai penuh jalannya laga dengan 22 tembakan dan 62 persen ball possession, United tetap harus tertunduk lesu.
Gol semata wayang diceploskan Riccardo Calafiori, bek Arsenal asal Italia, yang memanfaatkan kemelut di depan gawang dan menjebol gawang Altay Bayındır di menit ke-13.
Gol cepat itu jadi penentu, sekaligus membuat suporter The Gunners bersorak keras di Theatre of Dreams.
Secara statistik, Manchester United sebenarnya tampil mendominasi.
Mereka melepaskan 22 tembakan dengan 7 on target, jauh lebih banyak dibanding Arsenal yang hanya mengoleksi 9 percobaan dan 3 tepat sasaran.
Namun masalah klasik kembali muncul: finishing buruk. Dari Bruno Fernandes, Matheus Cunha, Mason Mount, hingga Bryan Mbeumo yang mengisi lini depan bergantian membuang peluang emas.
Arsenal tampil lebih pragmatis. Meski cuma menguasai 38 persen penguasaan bola, mereka bermain efektif dan solid dalam bertahan.
Empat kartu kuning tak membuat pasukan Mikel Arteta goyah, justru menunjukkan betapa spartan mereka mengawal tiga poin perdana.
Kemenangan ini langsung mengangkat Arsenal ke posisi 6 klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 3 poin.
Sementara Manchester United tercecer di peringkat 15, tanpa poin, dengan selisih gol -1. Start yang bikin wajah tactican MU, Ruben Amorim kembali jadi sorotan publik.
Publik Old Trafford jelas kecewa berat.
Bagaimana tidak, tim kesayangan mereka sudah tampil menekan, tapi justru kalah di kandang sendiri.
Media Inggris menyebut laga ini sebagai gambaran “Setan Merah tumpul di depan gawang”.
Sementara bagi Arsenal, kemenangan ini terasa spesial. Selain menjaga tradisi start apik, gol Calafiori jadi bukti bahwa mantan pemain Bologna itu menjadi pemain penting bagi The Gunners. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama