RADARTUBAN – Fenomena Jay Idzes benar-benar bikin geger Italia! Tak hanya di lapangan hijau, kehadiran sang kapten Timnas Indonesia itu juga langsung memberi dampak luar biasa di dunia digital.
Media ternama Italia, Tuttomercatoweb bahkan sampai terkejut melihat akun Instagram Sassuolo ‘meledak’ usai resmi mendatangkan Idzes pada bursa transfer musim panas 2025.
Menurut laporan Tuttomercatoweb, sebelum pengumuman transfer Jay Idzes, Sassuolo hanya memiliki sekitar 307 ribu followers di Instagram.
Namun, setelah peresmian sang bek berdarah Belanda-Indonesia itu, jumlah pengikut melesat drastis hingga melampaui 400 ribu hanya dalam tempo sehari.
Dan kini, pantauan terkini menunjukkan akun resmi Sassuolo sudah tembus 442 ribu followers!
Lonjakan lebih dari 30% ini jelas bukan angka biasa, melainkan bukti nyata betapa besar magnet seorang Jay Idzes.
“Inilah efek Idzes,” tulis Tuttomercatoweb.
“Kapten Indonesia ini punya basis penggemar besar di negara asalnya, dan dalam beberapa hari terakhir, ia menjadi perbincangan hangat.”
Fakta ini tak mengherankan. Idzes sudah menjadi ikon di Timnas Indonesia berkat performa solidnya di lini pertahanan.
Kehadirannya di Serie A otomatis mengangkat nama Sassuolo di mata publik Indonesia yang dikenal sebagai salah satu fanbase sepak bola terbesar di Asia.
Idzes, 25 tahun, meninggalkan Venezia setelah tampil impresif di musim debutnya di Serie A.
Sassuolo tak ragu mengikatnya dengan kontrak jangka panjang hingga 2029, menegaskan bahwa ia diproyeksikan jadi tulang punggung pertahanan Neroverdi untuk beberapa musim ke depan.
Fenomena ini juga membuka mata klub-klub Italia bahwa pasar Asia, khususnya Indonesia, punya potensi luar biasa.
Lonjakan followers Sassuolo diprediksi akan berdampak pada peningkatan interaksi, penjualan merchandise, hingga daya tarik sponsor.
Tifosi Indonesia pun langsung menyerbu kolom komentar unggahan Sassuolo.
Mulai dari kalimat dukungan, emoji bendera merah-putih, hingga janji membeli jersey resmi klub dengan nama Idzes di punggungnya.
Sassuolo memang bukan tim besar Serie A seperti Juventus, Milan, atau Inter.
Namun, dengan kehadiran Idzes, mereka kini mendapat spotlight global.
Bahkan, beberapa media Eropa menyebut Sassuolo telah berubah status menjadi “klub kecil rasa global” berkat daya tarik sang kapten Garuda. (*)
Editor : Amin Fauzie