Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Timnas U-17 Berani Lawan Raksasa Dunia! Erick Thohir: Mental Baja Jadi Modal Menuju Piala Dunia U-17 2025

Tulus Widodo • Rabu, 20 Agustus 2025 | 02:15 WIB
Timnas Indonesia U 17 tunjukkan progres di Piala Kemerdekaan 2025.
Timnas Indonesia U 17 tunjukkan progres di Piala Kemerdekaan 2025.

RADARTUBAN — Timnas Indonesia U 17 menutup kiprah di ajang Piala Kemerdekaan 2025 dengan cerita penuh warna.

Dari tiga laga yang dijalani, Garuda Muda menunjukkan mental baja: imbang melawan Tajikistan, menang meyakinkan 2-0 atas Uzbekistan, lalu harus mengakui keunggulan tipis Mali dengan skor 1-2.

Meski kalah dari Mali, yang notabene semifinalis sekaligus peraih peringkat ketiga Piala Dunia U-17 2023, permainan anak asuh coach Nova Arianto menuai banyak pujian.

Mereka tampil berani, tanpa rasa takut menghadapi tim kelas dunia, dan bahkan mampu memberi perlawanan sengit sepanjang 90 menit.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa rangkaian laga di Piala Kemerdekaan bukan sekadar hasil, melainkan bagian dari proses membangun mental serta kematangan skuad muda Indonesia.

“Tiga laga ini adalah ujian penting. Anak-anak harus ditempa agar berani menghadapi negara besar di Piala Dunia U 17 nanti. Mental yang kuat jadi kunci Garuda bisa terbang tinggi,” tegas Erick Thohir dikutip dari akun resminya.

Turnamen ini memang dipandang sebagai laboratorium persiapan menuju ajang sebenarnya: Piala Dunia U-17 2025, di mana Indonesia berambisi tampil kompetitif dan tidak hanya jadi penggembira.

Dari tiga laga, terlihat progres signifikan. Pertahanan mulai solid, transisi lebih cepat, dan striker Garuda Muda makin percaya diri menusuk jantung pertahanan lawan.

Kemenangan atas Uzbekistan jadi bukti bahwa tim ini mampu bersaing di level Asia. Sementara duel melawan Mali memperlihatkan keberanian Indonesia menghadapi tim dengan fisik, teknik, dan pengalaman yang jauh lebih matang.

Atmosfer di ruang ganti disebut tetap positif. Para pemain menyadari perjalanan mereka masih panjang, namun semangat untuk terus berkembang tak pernah padam.

Dengan mental baja yang ditempa di Piala Kemerdekaan, Garuda Muda kini bersiap menatap panggung yang lebih besar. Satu pesan yang terus digemakan Erick Thohir: Terus berprogres untuk membawa Garuda mendunia! (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Piala Kemerdekaan 2025 #timnas indonesia u 17 #PSSI #Garuda Muda #Piala Dunia U 17 #Erick Thohir #Coach Nova Arianto