RADARTUBAN - Kyle Walker Tinggalkan Manchester City pada musim 2024/25 dengan alasan yang cukup mengejutkan.
Bek kanan asal Inggris tersebut mengaku merasa seperti “alasan” atas menurunnya performa tim juara bertahan Premier League itu.
Keputusan hengkang di tengah musim membuat publik bertanya-tanya, terlebih Walker sudah tujuh tahun memperkuat Manchester City dan memberikan banyak trofi.
Alasan Kyle Walker Meninggalkan Manchester City
Dalam wawancara bersama The Telegraph, Walker mengungkapkan perasaannya saat memutuskan pergi.
Dia menegaskan tetap menghormati suporter Manchester City yang selalu setia mendukung tim, namun merasa posisinya sebagai kapten membuat dirinya jadi sorotan saat performa tim menurun.
“Saya tidak bermain. Saya sangat menghormati para penggemar Manchester City. Mereka luar biasa. Kami sudah memberikan banyak momen fantastis. Fans sejati yang selalu mendukung di saat baik maupun buruk. Tapi saya merasa—saya tidak mau menyebutnya kambing hitam karena tidak ingin terkesan mengeluh. Namun saya adalah kapten dan tim saat itu tidak tampil baik,” kata Walker.
Menurutnya, banyak pemain besar yang absen di periode penting. Namun, justru ia merasa menjadi “alasan” utama.
“Banyak pemain besar yang absen di periode penting musim itu dan saya merasa, bukan disalahkan, tapi saya yang dijadikan alasan karena saya adalah kapten,” tambahnya.
Pindah ke AC Milan atas Saran Ibrahimovic
Setelah meminta untuk pergi pada Januari 2025, Walker kemudian bergabung ke AC Milan dengan status pinjaman. Keputusan itu ia ambil setelah mendapat dorongan dari Zlatan Ibrahimovic.
Namun, dia mengakui bahwa pembicaraan dengan Pep Guardiola tidaklah mudah.
“Ketika saya berbicara dengan Pep, itu bukanlah percakapan yang nyaman karena rasa hormat yang kami miliki satu sama lain dan atas apa yang sudah kami capai bersama di Manchester City,” jelasnya.
Meski demikian, Walker juga mengaku ada penyesalan.
“Kalau dipikir-pikir lagi, harusnya saya tidak meninggalkan tim. Seharusnya saya bertahan dan melewati masa sulit bersama para pemain. Tapi terkadang, secara egois, kita melihat ke diri sendiri dan berpikir, ‘baiklah, mungkin saya ingin mencoba pengalaman yang berbeda” jelasnya.
Resmi Bergabung dengan Burnley
Setelah masa pinjaman di AC Milan, Walker akhirnya kembali ke Inggris dan resmi bergabung dengan Burnley pada musim panas 2025.
Klub promosi Premier League itu menebusnya dari Manchester City dengan biaya hingga £5 juta. Ia menandatangani kontrak berdurasi dua tahun di Turf Moor.
Mengenai ketertarikan Burnley, Walker mengatakan:
“Ketika agen saya bilang Burnley tertarik, ia sempat ragu apakah itu ide bodoh menanyakan apakah saya mau ke sana. Tapi saya langsung jawab, ‘Tidak, tentu saja tidak. Saya justru ingin sekali berbicara dengan Scott (Parker).’”
Dengan segala pengalamannya bersama Manchester City, kemudian mencoba tantangan baru di AC Milan, dan kini memperkuat Burnley, perjalanan Kyle Walker menjadi bukti bahwa karier seorang pesepakbola penuh dengan keputusan besar yang tak selalu mudah. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama