RADARTUBAN - Bursa transfer Eropa kembali memanas. AC Milan yang begitu yakin bisa mendaratkan striker Nigeria Victor Boniface dari Bayer Leverkusen, kini harus menelan ludah pahit.
Direktur olahraga Leverkusen, Simon Rolfes, blak-blakan memberi peringatan keras: jika Boniface benar-benar kembali ke BayArena, maka kesepakatan dengan Rossoneri otomatis batal.
“Kalau Boniface pulang ke Leverkusen, transfer ke Milan selesai. Itu bukan rahasia lagi,” tegas Rolfes dalam wawancara eksklusif bersama BILD, dikutip dari unggahan jurnalis transfer top, Fabrizio Romano.
Pernyataan Rolfes sekaligus menutup spekulasi adanya ruang negosiasi ulang. “Renegosiasi? Saya rasa itu tidak akan terjadi,” lanjutnya.
Rolfes bahkan memastikan kondisi fisik Boniface kini jauh lebih baik ketimbang awal musim, sinyal bahwa Leverkusen siap menahannya jika Milan tak mampu menuntaskan kesepakatan.
Bagi Milan, Boniface bukan sekadar target, melainkan prioritas utama untuk menambah daya ledak lini depan.
Namun ancaman Leverkusen jelas membuat Rossoneri berada di persimpangan sulit: tetap menunggu kepastian Boniface dengan risiko kehilangan waktu jelang penutupan mercato atau mencari alternatif striker lain meski tak seideal target utama.
Striker berusia 23 tahun itu musim lalu tampil eksplosif bersama Leverkusen dengan torehan gol penting di Bundesliga dan Europa League.
Karakter: striker kuat, cepat, berbahaya di kotak penalti, cocok dengan kebutuhan Milan pasca ditinggal Olivier Giroud.
Tak heran bila Milan terus ngotot, sementara Leverkusen mati-matian mempertahankan.
Transfer saga Boniface kini jadi tontonan paling panas di penghujung bursa Eropa. Apakah AC Milan berani menebus tuntutan Leverkusen sebelum terlambat, atau justru pulang dengan tangan hampa?
Yang pasti, satu kalimat Rolfes sudah cukup membuat fans Milan resah: “Jika Boniface kembali ke Leverkusen, kesepakatan dengan Milan tamat.” (*)
Editor : Amin Fauzie