RADARTUBAN – Setelah Tottenham Hotspur melayangkan proposal resmi untuk memboyong Piero Hincapié dari Bayer Leverkusen, kini giliran rival sekota mereka, Arsenal, yang ikut masuk dalam perburuan.
Menurut laporan transfer terkini Fabrizio Romano, Arsenal sudah melakukan pendekatan resmi ke Leverkusen menyusul keputusan Hincapié untuk angkat kaki dari Bundesliga.
Meski begitu, The Gunners belum melepas tawaran konkret lantaran transfer ini masih bergantung pada situasi dua pemain mereka: Jakub Kiwior yang tengah diincar FC Porto, serta Oleksandr Zinchenko yang masa depannya di Emirates masih tanda tanya.
Sementara itu, Tottenham bergerak lebih agresif. Spurs mengajukan skema pinjaman dengan kewajiban membeli senilai € 60 juta (sekitar Rp 1 triliun lebih), angka yang sejajar dengan klausul rilis sang bek.
Bedanya, pembayaran penuh baru akan dilakukan mulai tahun 2026.
Proposal ini langsung membuat Hincapié berada di pusaran dilema, karena ia memang sudah menyatakan niat hengkang dari Leverkusen.
Arsenal disebut sangat serius mempertimbangkan Hincapié sebagai opsi jangka panjang untuk memperkokoh lini belakang.
Musim lalu, cedera yang menimpa Timber dan inkonsistensi beberapa pemain membuat Mikel Arteta ingin menambah kedalaman skuad.
Bek asal Ekuador berusia 22 tahun itu dipandang cocok dengan gaya bermain Arsenal yang menuntut kecepatan dan kemampuan membangun serangan dari lini belakang.
Situasi ini membuat duel panas di lapangan berlanjut ke meja negosiasi. Arsenal dan Tottenham kini sama-sama berusaha menaklukkan Leverkusen, sekaligus memikat hati Hincapié.
Jika transfer ini terealisasi, bukan hanya memperkuat salah satu tim London, tetapi juga akan menambah bumbu persaingan sengit keduanya di Premier League musim 2025/2026. (*)
Editor : Amin Fauzie