Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

UEFA Rilis Pot Drawing Liga Champions 2025/26, Format Baru Bikin Kompetisi Makin Ketat

Tulus Widodo • Rabu, 27 Agustus 2025 | 23:00 WIB
Ilustrasi pembagian pot Liga Champions 2025/2026.
Ilustrasi pembagian pot Liga Champions 2025/2026.

RADARTUBAN – Drama Liga Champions musim 2025/26 resmi memasuki babak baru.

UEFA telah merilis pot pembagian tim untuk proses drawing yang bakal digelar pada Rabu (27/8) pukul 23.00 WIB.

Tidak hanya nama-nama raksasa Eropa yang mengisi pot, tetapi juga muncul beberapa kejutan dari tim kuda hitam yang siap mengguncang peta persaingan.

Format anyar Liga Champions kali ini jelas berbeda dengan yang selama ini dikenal.

Sistem grup dihapus, diganti dengan fase liga tunggal (Swiss format) yang dinilai lebih kompetitif dan menegangkan.

Mekanisme Format Baru Liga Champions 2025/26

Menariknya, dengan 36 tim peserta, proses drawing dianggap terlalu rumit jika dilakukan dengan metode tradisional menggunakan ribuan bola undian.

Oleh karena itu, UEFA memastikan undian tahun ini akan dilakukan dengan sistem komputerisasi untuk menjaga efisiensi dan transparansi.

Pembagian Pot Liga Champions 2025/26

Berikut pot resmi yang telah dirilis UEFA:

Pot 1: PSG, Real Madrid, Manchester City, Bayern Munchen, Liverpool, Inter Milan, Chelsea, Borussia Dortmund, Barcelona.

Pot 2: Arsenal, Bayer Leverkusen, Atlético Madrid, Benfica, Atalanta, Villarreal, Juventus, Eintracht Frankfurt, Club Brugge.

Pot 3: Tottenham Hotspur, PSV, Ajax, Napoli, Sporting CP, Olympiacos, Slavia Praha, Bodø/Glimt, Marseille.

Pot 4: FC Copenhagen, AS Monaco, Galatasaray, Union SG, Qarabağ, Athletic Club, Newcastle United, Pafos, Kairat.

Dengan format baru ini, peluang terjadinya “big match” sejak awal kompetisi sangat terbuka.

Bayangkan, Real Madrid bisa langsung bertemu Arsenal atau Juventus di fase liga, sementara Barcelona mungkin harus menghadapi Napoli dan Newcastle sejak awal.

Bagi tim-tim kuda hitam seperti Bodø/Glimt, Union SG, hingga debutan Kairat, format ini bisa jadi kesempatan emas mencuri poin dari klub-klub elite.

Tidak berlebihan jika musim ini disebut sebagai Liga Champions paling brutal sepanjang sejarah. (*)

Editor : Amin Fauzie
#format baru #Liga Champions #mekanisme #pembagian pot #UEFA